SerambiIndonesia/

Lampulo Butuh Tambahan Daya

Direktur Pemasaran ikan PT Aceh Lampulo Jaya Bahari mengatakan, setelah Menteri Agraria dan Tata Ruang

Lampulo Butuh Tambahan Daya
Pembeli daging ikan tuna dari Jepang, Korea dan Amerika, meneliti kualitas ikan tuna adal Aceh di ruang Cold Storage PT Aceh Lampulo Jaya Bahari, Banda Aceh, Selasa (14/6) 

Direktur Pemasaran ikan PT Aceh Lampulo Jaya Bahari mengatakan, setelah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Pusat Sofyan Djalil menerbitkan SK Hak Pengelolaan Lahan (HPL) kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh dan UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, 12 Juni 2017 lalu, pihaknya akan membangun tiga pabrik pengalengan ikan di sebelah pabrik es batang dan cold storage yang telah beroperasi saat ini.

Pada saat kami melakukan pembangunan pabrik es batang dan cold storage, kata Abubakar, ada dua hal yang dikhawatirkan yaitu penyediaan air bersih dan listrik. Tapi, alhamdulillah, meski penyediaannya agak terlambat, tapi pada saat pabrik es batang dan cold storage dioperasikan bulan Januari 2017, listrik dan air bersih tersedia dalam jumlah yang cukup.

Tahun depan, kata Abubakar, pihaknya akan menambah tiga unit pembangunan gedung baru untuk pengolahan pengalengan ikan yang mau diekspor ke Jepang, Singapura, Korea, Amerika, dan Eropa. Tiga unit gedung baru itu, butuh tambahan daya listrik yang cukup besar dan ini menjadi tugas PLN untuk menyediakannya.

Yang membutuhkan tambahan daya listrik yang besar, kata Abubakar, bukan perusahaan perikannya saja. Pada tahun ini ada beberapa perusahaan perikanan lokal, nasional, dan asing yang akan membangun cold storage untuk persiapan proses pengalengan ikan tuna segar dan lainnya yang mau diekspor.

PLN, lanjut Abubakar, harus lebih banyak lagi menambah daya arus listriknya tahun depan, supaya tidak mengecewakan perusahaan perikanan yang mau berinvestasi di Kawasan Industri Perikanan PPS Lampulo. “Begitu juga PDAM, perlu menambah produksi kapasitas air bersihnya dua sampai tiga kali lipat dari yang ada sekarang ini, agar perusahaan perikanan yang butuh air bersih di Kawasan Industri Perikanan PPS Lampulo tidak dikecewakan lagi,” ujar Abubakar.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help