SerambiIndonesia/

Staf RSUD Sangir Demo

Ratusan staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangir Gayo Lues melakukan demo menuntut jasa

Staf RSUD Sangir Demo
Ratusan Pegawai RSUD Sangir Galus audiensi keruang kerja Bupati di Pepantaran untuk mempertanyakan pembayaran Jasmed 2016 senilai Rp 1,4 M yang belum dibayarkan oleh Pemkab, Senin (19/6). SERAMBI/RASIDAN. 

* Tuntut Jasa Medis 2016 Dibayarkan

BLANGKEJEREN - Ratusan staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangir Gayo Lues melakukan demo menuntut jasa medis tiga bulan pada 2016 dibayarkan. Mereka yang terdiri dari dokter, perawat, staf yang merupakan PNS dan pegawai kontrak mendatangi ruang kerja bupati di Pepantaran (pendopo atas-red), Senin (19/6).

Mereka menuntut Pemkab Galus membayarkan jasa medis yang belum dibayarkan jatah Oktober, Nopember dan Desember 2016 dengan jumlah anggaran sekitar Rp 1,4 miliar lebih. Kedatangan mereka didampingi Direktur RSUD Sangir Galus, dr Taufik R yang disambut Bupati Ibnu Hasim di ruang kerjanya untuk melakukan rapat tertutup dengan perwakilan pegawai RSUD.

Selain itu, juga hadir Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah dan sejumlah kepala SKPK. Saat pertemuan, ratusan pegawai rumah sakit lainnya menunggu di teras kantor bupati dan sebagian besar di areal parkir. Pertemuan yang berlangsung sekitar 2,5 jam dari 11.00 WIB sampai 13.30 WIB, membuahkan hasil positif, jasa medis itu dibayarkan sebelum Idul Fitri 1438 H.

Mendengarkan penjelasan tersebut, mereka langsung meninggalkan Pepantaran dan kembali ke rumah sakit. Dirut RSUD Galus dr Taufik R, kepada Serambi, Senin (19/6) mengatakan audiensi dengan bupati untuk mempertanyakan pembayaran jasa medis tiga bulan pada 2016 yang belum juga dibayarkan.

“Jasa medis 2016 yang belum dibayar yakni bulan Oktober, November dan Desember dengan jumlah sekitar Rp 1,4 miliar lebih,” jelas Taufik. Dia mengatakan jasa medis 2017 untuk Januari dan Febuari sudah dibayarkan oleh Pemkab Galus, sehingga tidak ada kendala sama sekali.

Dia mengungkapkan dana jasa medis 2016 sempat mengendap di kas daerah dengan alasan tak tertampung pada DPA 2017, selain terkendala administrasi pencairan. Namun untuk saat ini permasalahan itu sudah selesai dan akan dibayarkan sebelum lebaran Idul Fitri.

“Meski pun ratusan pegawai dari rumah sakit yang ikut beraudiensi ke Pepantaran untuk mempercepat pembayaran jasa medis 2016, pelayanan di RSUD tetap berjalan lancar dan normal seperti biasa,” demikian Dirut RSUD Sangir.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help