SerambiIndonesia/

Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidyah Jalaliyah Rayakan Lebaran Lebih Awal

Pemerintah sendiri baru melakukan pengamatan hilal pada 24 Juni. Merujuk kalender Masehi, lebaran tahun

Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidyah Jalaliyah Rayakan Lebaran Lebih Awal
KOMPAS.com / ABDUL HAQ
Puluhan jemaah Latiful Akbar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menggelar shalat Idul Fitri sebagai tanda berakhirnya bulan suci ramadhan. Selasa, (05/07/2016). 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidyah Jalaliyah (TNAJ) Sumatera Utara menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 24 Juni.

Mursyid/Pimpinan Rumah ibadah Suluk TNAJ Bandartinggi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Syekh Salman Daim mengimbau jamaah TNAJ di Sumatera Utara melaksanakan shalat Idul Fitri 1438 H di Pondok Pesantren Bandartinggi.

Sementara kawasan Riau di pusatkan di Pondok Pesantren Darush Shofa Kandis, dan Pulau Jawa di Rumah Suluk Darussalam Bogor.

"Shalat Idul Fitri ini dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal," tulis Salman, Selasa (20/6/2017).

Pemerintah sendiri baru melakukan pengamatan hilal pada 24 Juni. Merujuk kalender Masehi, lebaran tahun ini jatuh pada Minggu (25/6/2017).

Perbedaan ini disebabkan TNAJ menggunakan metode kitab Munjid.

Melalui metode yang sudah digunakan turun-temurun, TNAJ memulai puasa lebih cepat. Tahun ini mereka sudah melaksanakan puasa pada 25 Mei, atau lebih cepat dua hari dari yang ditetapkan pemerintah.

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help