SerambiIndonesia/

Sudah Siagakan Tim Medis

PIHAK manajemen RSUZA sudah membuat persiapan untuk menghadapi kejadian luar biasa pada musim liburan

Sudah Siagakan Tim Medis

PIHAK manajemen RSUZA sudah membuat persiapan untuk menghadapi kejadian luar biasa pada musim liburan Idhul Fitri 1438 H. Lima bagian utama yang selama ini menangani pasien kecelakaan dan lainnya pada setiap liburan lebaran Idul Fitri, sudah dipersiapkan. Mulai dari ruang operasi, obat-obatan, sampai dokter ahli bedah yang akan menanganinya.

Direktur RSUZA, dr Fachrul Jamal menyebutkan, lima bidang utama itu adalah bedah, penyakit dalam, kebidanan, anak, dan anastesi. Bidang lainnya, seperti jantung, saraf, kanker, cuci darah, ginjal, juga sudah disiagakan dokter ahli yang akan menangani pasien. “Para dokter dan tenaga medis ini berada di Banda Aceh dan tidak mudik. Mereka siap hadir kapan saja ketika dipanggil untuk melaksanakan operasi,” tegas Fachrul Jamal.

Menurutnya, enam dari delapan ruang operasi yang dimiliki RSUZA, digunakan untuk operasi reguler. Sedangkan dua lagi digunakan untuk ruang operasi emergency. Maksudnya, ruang operasi itu dipakai apabila ada pasien serangan jantung, kecelakaan lalu lintas dan lainnya yang bersatatus gawat darurat.

Persiapan juga sudah dilakukan untuk pelayanan IGD dan ICU. Selain dokter jaga rutin, para dokter muda dan ahli juga siap dipanggil kapan saja untuk melaksanakan tindakan medis di ruang operasi.

Persediaan obat-obat penting, seperti cairan infus dari berbagai jenis, obat antinyeri dan lainnya, juga sudah disediakan tiga kali lipat dari kebutuhan stok normal di IGD dan ICU. Tujuannya, jika ada kejadian luar biasa yang menimpa banyak korban luka, tidak terjadi kekosongan obat dan petugas medis yang berada di IGD dan ICU.

Terkait kunjungan Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda, Direktur RSUZA ini mengatakan kunjungan pimpinan DPRA menjelang liburan Hari Raya Idul Fitri, bisa menambah motivasi petugas medis yang bekerja pada masa liburan lebaran. Ia menyebutkan kunjungan ini sebagai bukti dari pekanya Sulaiman Abda untuk mengantisipasi peristiwa luar biasa yang akan terjadi di Aceh.

Karena, kata Fahcrul Jamal, bencana gempa bumi, tanah longsor dan lainnya tidak satu orang pun yang bisa mengetahui atau bisa meramal waktu kejadiannya. Hanya Allah SWT yang mengetahui, kapan bencana itu terjadi. Contohnya gempa bumi dan bencana tsunami yang terjadi 26 Desember 2004 lalu, gempa bumi Pijay, Desember 2016 lalu.

Jadi, kunjungan Wakil Ketua I DPRA ke RSUZA, menurut Fahcrul Jamal, untuk mengingatkan pihaknya agar selalu waspada terhadap berbagai peristiwa bencana alam.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help