BRI Kumpulkan 650 Rekening Baru

PT BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Banda Aceh berhasil menjaring nasabah baru melalui pembukaan

BRI Kumpulkan 650 Rekening Baru
PT BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Banda Aceh menggelar pasar ramadhan di Pasar Lambaro, Aceh Besar, Selasa (13/6). SERAMBI/BUDI FATRIA 

* Selama Berlangsungnya Pasar Ramadhan

BANDA ACEH - PT BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Banda Aceh berhasil menjaring nasabah baru melalui pembukaan sebanyak 650 rekening baru selama digelarnya Pasar Ramadhan, 6-18 Juni. Kegiatan tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda, yaitu Simpang Tujuh Ulee Kareng, Banda Aceh, dan Pasar Lambaro, Aceh Besar.

Pemimpin Cabang (Pinca) PT BRI Banda Aceh, Ali Akbar SE Ak kepada Serambi, Rabu (21/6), mengatakan, jumlah pembukaan rekening baru pada Pasar Ramadhan tahun ini terbilang lebih banyak dibandingkan Pasar Ramadhan tahun lalu. “Bahkan ini melebihi target yang kami tetapkan sebanyak 600 rekening baru,” ujarnya.

Ali menambahkan, fasilitas lainnya yang dapat diperoleh nasabah melalui Pasar Ramadhan tersebut adalah bagi yang membuka rekening minimal Rp 250 ribu dan yang top up (penambahan) tabungan, maka berhak mendapatkan kupon senilai Rp 25.000 yang dapat dibelanjakan untuk membeli sembako senilai harga kupon itu.

Menurutnya, nasabah yang top up lebih banyak dibandingkan dengan yang membuka rekening baru. Umumnya yang membuka rekening baru ini, tidak merencanakan sebelumnya hanya kebetulan lewat di lokasi Pasar Ramadhan BRI.

“Atau saat top up ada yang membawa keluarga, istri atau suami. Jadi istri atau suaminya itu juga ikut membuka rekening di BRI,” kata Ali yang didampingi Asisten Manajer Bisnis Mikro PT BRI Banda Aceh, Marsudi Ibrahim.

Disamping itu, Ali menambahkan, pada kegiatan Pasar Ramadhan juga dilaksanakan pick up service yaitu petugas langsung menjemput dana nasabah di Pasar Atjeh, Pasar Lambaro, dan Simpang Tujuh Ulee Kareng.

“Sampai 18 Juni, dana yang terkumpul lumanyan besar juga, hampir Rp 11 miliar dari tiga lokasi tersebut. Rata-rata yang terkumpul dana masyarakat setiap harinya hampir Rp 1 miliar,” sebutnya.

Asisten Manajer Bisnis Mikro PT BRI Banda Aceh, Marsudi Ibrahim, menambahkan, pada minggu-minggu terakhir Ramadhan, dana yang terkumpul di atas Rp 1 miliar, bahkan angka paling kecil dalam minggu ini Rp 1,5 miliar per hari.

“Minggu ini uang lagi banyak beredar, jadi dengan pick up service ini, uang yang disetor ke petugas sudah langsung masuk ke rekeningnya. Jadi nasabah tidak perlu memikirkan uangnya karena sudah langsung masuk ke rekening nasabah,” ucap Marsudi.

Ia menambahkan, layanan pick up service ini tidak hanya saat bulan Ramadhan saja, namun pada hari lainnya juga tetap dilaksanakan. Hanya saja, saat Ramadhan kegiatan ini lebih difokuskan dengan menambah tim yang turun ke lapangan, agar dapat lebih mengakomodir keinginan masyarakat.

“Pedagang banyak laku sampai sore hari, sementara bank sudah tutup. Biasanya uang masyarakat banyak, hasil penjualan pagi dan sore hari. Kita mengakomodir keinginan masyarakat agar uangnya itu tidak dibawa pulang ke rumah karena terlalu beresiko,” kata Marsudi.

Ditambahkannya juga bahwa layanan pick up service ini juga sudah mulai dilakukan di Pasar Peunayong dan Keutapang.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved