SerambiIndonesia/

Tafakur

Meraih Taqwa

Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang

Meraih Taqwa

Oleh: Jarjani Usman

“Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183).

Akhirnya kita berada di penghujung bulan suci Ramadhan, saatnya mengunjungi kembali sasaran yang pernah ditetapkan di awal. Yaitu meraih taqwa.

Secara istilah, taqwa sering diartikan memelihara diri. Tentunya dengan cara melakukan segala yang disuruh Allah dan menjauhi segala laranganNya. Dengan cara itu, kita bisa selamat hidup di dunia dan di akhirat kelak.

Dengan demikian, seseorang yang sudah memperoleh kemampuan ini akan beristiqamah untuk menjaga diri walaupun di bulan-bulan pasca Ramadhan. Di samping itu, makna ini menunjukkan bahwa seseorang sudah punya rasa takut bila berbuat hal-hal yang dilarang Allah, juga takut tak melakukan yang diperintahkanNya.

Tapi lazimnya, pasca bulan suci Ramadhan, godaan-godaan akan datang untuk kembali melakukan hal-hal yang dilarang. Lebih-lebih orang-orang yang sudah terbiasa bekerja dalam kawasan-kawasan yang berselemak dengan maksiat atau pelaku maksiat.

Di sebuah kantor yang kerap melakukan pungutan liar, misalnya, akan dianggap aneh bila ada segelintir orang yang tak mau melakukan hal yang sama. Kalau pun tak segera terkontaminasi, benteng pertahanan diri akan runtuh perlahan. Kecuali di kantor itu bertambah banyak orang-orang yang bertaqwa terutama, sehingga merasa berkewajiban untuk saling mengingatkan satu sama lain.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help