SerambiIndonesia/

Diisukan Berselisih dengan Irwandi, Tiyong: Kabeutoi Lagee Bang Wandi Peugah

Tiyong mengatakan, status di Facebooknya yang mengesankan adanya perselisihan antara dia dengan Irwandi, memang sengaja dilemparkan untuk melihat reak

Diisukan Berselisih dengan Irwandi, Tiyong: Kabeutoi Lagee Bang Wandi Peugah
IST
Samsul Bahri alias Tiyong 

Laporan Zainal Arifin M Nur | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Harian Partai Nanggroe Aceh (PNA) Samsul Bahri Ben Amiren alias Tiyong, tak membantah pernyataan Ketua Umum PNA Irwandi Yusuf yang menegaskan tidak ada pergesekan antara mereka berdua.

"Kabeutoi lagee Bang Wandi peugah," kata Samsul Bahri kepada Serambinews.com, Kamis (22/6/2017), ketika dimintai tanggapannya terkait pernyataan Irwandi Yusuf sebelumnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Aceh terpilih, Irwandi Yusuf, menegaskan tidak ada gesekan antara dirinya dengan Ketua Tim Pemenangan Irwandi-Nova pada Pilkada 2017, Samsul Bahri alias Tiyong.

"Pane na karu. Nyan ken propaganda. (Mana ada gesekan, itu kan propaganda)," ujar Irwandi sambil tertawa lebar, saat berkunjung ke kantor Serambi Indonesia, Meunasah Manyang PA, Aceh Besar, Selasa (20/6/2017) siang.

Baca: Irwandi Tegaskan tak Berselisih dengan Tiyong

Tiyong mengatakan, status di Facebooknya yang mengesankan adanya perselisihan antara dia dengan Irwandi, memang sengaja dilemparkan untuk melihat reaksi publik.

"Banyak hal yang coba kita lihat dari reaksi-reaksi teman-teman," kata mantan kombatan GAM wilayah Batee Iliek ini.

Tiyong yang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi IV DPR Aceh dari Partai Nasional Aceh (PNA) mengatakan, saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan proses administrasi dan verifikasi struktur Partai Nanggroe Aceh (PNA) di Kanwil Kemenkumham Aceh.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya sedang menghadapi beberapa orang yang mulai gusar dengan kehadiran Partai Nanggroe Aceh.

"Logo bulan bintang menjadi alasan kegundahan mereka. Berbagai cara mulai dilakukan untuk mempengaruhi pihak Kemenkumham Aceh untuk menggagalkan partai lokal ini. Kita lihat saja, apakah tekanan politik bisa mengalahkan hukum sebagai mahkota keadilan," kata Samsul Bahri.(*)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help