Boat Getek Seberangkan Ribuan Sepmor

Sedikitnya 20 unit boat getek di Krueng Tingkeum, Kutablang Bireuen, setiap hari selama Hari Raya Idul Fitri

Boat Getek Seberangkan Ribuan Sepmor
PENGENDARA sepeda motor naik boat di tempat penyeberangan kawasan Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen, Jumat (30/6).

BIREUEN - Sedikitnya 20 unit boat getek di Krueng Tingkeum, Kutablang Bireuen, setiap hari selama Hari Raya Idul Fitri menyeberangkan ribuan sepeda motor pemudik dan warga setempat. Amatan Serambi, Jumat (30/6), setiap boat menyeberangkan 10-12 unit kendaraan, bahkan ada boat yang mampu menampung 18-20 unit kendaraan.

Para pemudik yang menggunakan sepeda motor, rata-rata memilih naik bot getek, daripada harus melintasi jalur alternatif Krueng Tingkeum. Selain jaraknya dekat, ongkos menyeberang juga tidak mahal, hanya Rp 5.000/unit kendaraan. Sedangkan pengemudinya tidak dikenakan biaya.

Pasca-dibongkarnya Jembatan Krueng Tingkeum untuk dibangun jembatan baru, hilir mudik boat-boat getek ini menjadi pemandangan menarik. Deru suara mesin boat yang tak pernah berhenti melintasi Krueng Tingkeum menjadi tontonan warga Bireuen, bahkan dari luar Bireuen. Belasan kios yang menjajakan makana ringan pun kini ada di tepi sungai.

Rusli, warga Krueng Mane yang hendak ke Bireuen mengatakan, naik boat getek lebih simpel ketimbang harus berputar sekitar 8 Km baru sampai ke Simpang Gle Kapai, Peusangan. “Cepat, mudah, dan praktis naik boat,” ujarnya.

Sementara Muklis, seorang pemilik boat getek kepada Serambi mengatakan, awalnya jumlah boat hanya satu, tapi saat ini sudah 21 unit. Setiap hari pemilik boat memperoleh pendapatan antara Rp 2-3,5 juta/hari. Menurut dia, 20 boat getek yang beroperasi pagi hingga malam itu menyeberangkan sekitar 9.000 unit sepeda motor setiap hari. “Sabtu dan Minggu akan membeludak lagi karena puncak arus balik,” katanya.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved