SerambiIndonesia/

Anak Pengungsi Korban di Lhokseumawe tak Miliki Lagi Peralatan Sekolah

Di samping juga membakar satu unit mobil sedan dan satu sepeda motor jenis CB. Efek lainnya, sebanyak 17 jiwa harus mengungsi.

Anak Pengungsi Korban di Lhokseumawe tak Miliki Lagi Peralatan Sekolah
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
Kebakaran di Pusong Lama Lhokseumawe 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak lima anak pengungsi kebakaran di Desa Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe membutuhkan peralatan sekolah, baik itu berupa baju seragam ataupun peralatan lainnya.

Rincianya, dari empat kepala keluarga atau 17 jiwa yang mengungsi, lima diantaranya masih berstatus pelajar, yakni dua siswa SMA (wanita dan pria), satu pelajar SMP (pria) dan dua murid SD (pria dan wanita). “Aktivitas belajar mengajar akan dimulai pada 10 Juli atau beberapa hari lagi, sedangkan anak-anak kami belum memiliki peralatan sekolah apapun lagi. Karena yang sudah ada, habis terbakar,” kata Irwandi, seorang korban kebakaran, kepada Serambinews.com, Kamis (6/7/2017).

Diberitakan sebelumnya, sebanyak enam  unit rumah kontruksi kayu dan semi permanen di Desa Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Rabu (5/7/2017) sekitar pukul 14.00 WIB terbakar.

Empat di antaranya ludes terbakar dan dua rumah lainnya hanya terkena imbas saja.

Di samping juga membakar satu unit mobil sedan dan satu sepeda motor jenis CB. Efek lainnya, sebanyak 17 jiwa harus mengungsi.(***)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help