SerambiIndonesia/

Tafakur

Undangan

Banyak orang merasa sangat bangga karena memperoleh undangan dalam pelantikan seorang pejabat

Undangan

Oleh: Jarjani Usman

“Jika engkau mendengar suara azan, maka penuhilah panggilan Allah itu” (HR. Thabrani).

Banyak orang merasa sangat bangga karena memperoleh undangan dalam pelantikan seorang pejabat tinggi. Tak sabar rasanya menunggu detik-detik memenuhi undangannya dengan pakaian lengkap dan serba mewah. Tapi seringkali tidak demikian bila memperoleh undangan dari orang biasa. Rasanya tak perlu mengingat tanggalnya karena memang tak begitu berhasrat untuk memenuhi undangannya. Demikianlah pikiran diskriminatif kita sudah terbentuk, walaupun sebenarnya dua-duanya kewajiban. Yang jauh lebih parah lagi, banyak di antara kita tak menggubris undangan Allah azza wajalla.

Allah mengundang hamba-hambaNya yang beriman untuk menunaikan shalat melalui panggilan azan. Tidak dituntut untuk bermewah-mewah untuk mendatanginya, asalkan menggunakan pakaian yang suci dan menutup aurat. Singkatnya, tak perlu modal besar dan waktu lama untuk memenuhi undangan Allah, walaupun orang-orang yang memenuhinya akan memperoleh keuntungan yang sungguh amat besar.

Dalam suatu hadits disebutkan bahwa amal seseorang menjadi tak bermanfaat bila ia meninggalkan suatu shalat saja. Sabda Nabi SAW: “Barangsiapa tidak melaksanakan shalat Ashar, maka amal perbuatannya akan hilang sia-sia” (HR. Bukhari).

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help