SerambiIndonesia/

Kapolres Tamiang Diskusi Dengan Penceramah

”Aturan keybord sudah dilaksanakan, izin diberikan sampai pukul 18.00 Wib, akan tetapi ada oknum TNI dan Polri yang melaksanakan keybord"

Kapolres Tamiang Diskusi Dengan Penceramah
SERAMBINEWS.COM/NASIR TAMIANG

Laporan Muhammad Nasir | Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo SIK mengumpulkan ulama, dai perbatasan, dan penceramah di Aceh Tamiang.

Kapolres berdiksusi dan menyerap aspirasi berkaitan kemanan dan ketertiban masyarakat salah satunya pencegahan paham radikalime di aula Mapolres setempat, Jumat (7/7/2017).

Berbagai masukan disampaikan para pendakwah ini, diantaranya, Ustad Suja’i yang memaparkan tentang maraknya keybord di daerah tertentu khususnya di pedalaman Aceh Tamiang yang main musik sampai tengah malam.

”Aturan keybord sudah dilaksanakan, izin diberikan sampai pukul 18.00 Wib, akan tetapi ada oknum TNI dan Polri yang melaksanakan keybord sampai tengah malam," kata Suja'i.

Sementara penyuluh agama Seruway dan Ustda Pertamina, dalam mencegah berkembangnya paham radikal, paham thagut, dan paham jihad di Aceh Tamiang, dapat dicegah jika polisi masyarakat, Babinsa rajin mengunjungi warga untuk mencegah masuknya paham radikal.

“Dari hasil pantauan kami sebagai Da'i belum ada paham paham radikal di Tamiang,” ujarnya.

Ustad lainnya, Surianto, meminta Kapolres agar membuat pengajiann di sejumlah Polsek sehingga ikatan dan saliang berbagi informasi antara polisi dan dai terus terjaga.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo SIK dalam sambutannya mengajak warga Tamiang, khususnya para dai, untuk menangkal paham radikalisme ditengah tengah masyarakat karena paham ini dapat mengganggu ketertiban dan acaman ditengah tengah masyarakat yang merugikan warga itu sendiri.

Kapolres juga berupaya menyahuti aspirasi yang disampaikan warga agar warga nayaman melaksanakan nilai nilai syariat di Aceh Tamiang.

Penulis: Muhammad Nasir Tamiang
Editor: ariframdan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help