Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Selain itu, Tito pun mengaku pensiun bukan berarti berhenti mengabdi kepada masyarakat.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyatakan penetapan gelar perkara kasus Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di ruang rapat utama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/11/2016). Polri menetapkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama murni berdasarkan fakta hukum yang ditemui tim penyelidik. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengaku ingin pensiun dini dari kepolisian.

Menurutnya kepolisian perlu pimpinan-pimpinan dan penyegaran-penyegaran baru.

“Kalau boleh saya ingin pensiun dini ya," Ujar Tito dalam wawancara eksklusif oleh Budiman Tanuredjo yang tayang di Kompas TV, Sabtu (8/7/2017).

Tito mengaku keinginannya untuk pensiun dini dipengaruhi karena dirinya lama di luar negeri.

"Kalau di kultur Indonesia, pensiun dini diketawain. Di luar negeri, orang ingin pensiun secepatnya," ujarnya.

"Setelah dia bekerja keras, mengabdi dan seterusnya, maka dia mengurangi tensi kerja kerasnya dengan bekerja lebih relax. Agar dia juga bisa menikmati suasana kerja yang lebih less stress full,” lanjut dia.

Selain itu, Tito pun mengaku pensiun bukan berarti berhenti mengabdi kepada masyarakat.

Baginya, pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan di mana saja.

“Masih banyak saya kira bidang-bidang kita untuk mengabdi," katanya.

Ia pun mengaku hobi dengan pendidikan.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help