SerambiIndonesia/

Permintaan Sepatu Roda Meningkat

Permintaan sepatu roda oleh umumnya anak-anak usia SD di Banda Aceh dan sekitarnya semakin meningkat

Permintaan Sepatu Roda Meningkat
Seorang pedagang mengambil sepatu roda yang digantung di tokonya, di Jalan Mohd Jam, Banda Aceh, Selasa (11/7/2017). Permintaan sepatu roda untuk anak-anak terus meningkat hingga saat ini. SERAMBI/MAWADDATUL HUSNA 

BANDA ACEH - Permintaan sepatu roda oleh umumnya anak-anak usia SD di Banda Aceh dan sekitarnya semakin meningkat. Tak jarang banyak terlihat anak-anak asik bermain sepatu roda dengan teman seusianya, misalnya di jalan lorong depan rumah. Tren sepatu roda di kalangan anak-anak sudah mulai terlihat sejak sebelum memasuki Ramadhan 1438 H hingga sekarang.

Pedagang Toko Banda Toys di Jalan Mohd Jam, Banda Aceh, Sururin kepada Serambi, Selasa (11/7), mengaku sejak sepatu roda anak-anak booming, dalam sehari bisa laku 50-100 pasang. Sebelumnya per hari hanya laku 5-10 pasang.

Adapun harga sepatu roda yang ditawarkan mulai Rp 250 ribu hingga Rp 450 ribu sesuai kualitas dan merek produk. Sepatu roda tersebut, kata Sururin didatangkan dari Jakarta dan di toko itu dijual secara eceran dan grosir.

“Dari sejumlah mainan anak-anak, yang paling banyak laku saat ini adalah sepatu roda. Sebelumnya kita memang jual juga sepatu roda, tapi enggak banyak laku seperti sekarang ini,” ujarnya.

Menurutnya, sepatu roda mulai ngetren di Banda Aceh karena ada beberapa anak-anak sering main di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh maupun minggu sore di jalanan kota. “Karena mungkin lihat anak-anak lain main sepatu roda, jadi anak-anak ini juga mau dan minta dibelikan sama orang tuanya,” katanya.

Sururin menyarankan agar sepatu roda tidak cepat rusak, maka setelah bermain dijaga bautnya agar tak longgar. Kemudian bermain di tempat yang rata atau tak di tempat bebatuan dan gunakan kaos kaki.

Sejumlah pilihan warna yang tersedia yaitu ada pink, ungu, biru, hijau, paduan kuning hitam, merah kuning, hitam, dan warna menarik lainnya. Bagi anak perempuan lebih dominan warna ungu dan pink, sementara laki-laki hitam dan biru.

Pengakuan permintaan sepatu roda semakin meningkat juga diakui Widyawati, Owner Toko Jasa yang juga menyediakan berbagai sepatu, termasuk sepatu roda masih di kawasan yang sama. Ia menyebutkan pihaknya juga menjual sepatu roda mulai Rp 250 ribu/pasang.

“Kalau ambil banyak dihitung harga grosir. Sejak booming per hari bisa laku 50 pasang per hari, sebelumnya 15 pasang per hari,” sebutnya yang mendatangkan sepatu roda tersebut langsung dari Jakarta.

Menurut Widyawati, sepatu roda di kalangan anak-anak mulai booming sejak Maret lalu dan permintaannya semakin banyak hingga Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang juga bersamaan liburan sekolah dalam waktu lama.

“Sepatu roda ini boomingnya seperti batu cincin yang sempat booming beberapa waktu lalu. Baguslah anak-anak main sepatu roda sekalian olahraga juga daripada main handphone,” tambahnya.

Dikatakan, selain memenuhi permintaan sepatu roda di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya, pihaknya juga banyak menerima permintaan dari berbagai daerah seperti dari Blang Pidie, Langsa, Meulaboh, Calang, dan Simeulue. “Ada yang ambil sampai delapan kotak, satu kotak itu isinya enam pasang,” demikian sebutnya. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help