SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Atlet Aceh tanpa Target di Malaysia

Pengprov PASI Aceh tak memasang target terhadap tiga atletnya yang berlomba di kejuaraan internasional

Atlet Aceh tanpa Target di Malaysia
KETUA Harian PASI Aceh, Bachtiar Hasan memberikan laporan rencana tiga atlet atletik yang berlomba di Malaysia Open, siang kemarin, di Kantor KONI Aceh. 

BANDA ACEH - Pengprov PASI Aceh tak memasang target terhadap tiga atletnya yang berlomba di kejuaraan internasional Malaysia Open Pre Sea Games Championship di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, mulai 17-18 Juli 2017.

“Kita tak memberikan target kepada tiga atlet. Namun, mereka harus menjaga rekor PON 2016 di Jawa Barat. Kalau memang bisa, anak-anak harus bekerja keras untuk meningkatkan prestasi selama ini,” tegas Ketua Harian PASI Aceh, Bachtiar Hasan, kemarin.

Seperti diketahui, tiga atlet Aceh mendapat kepercayaan mewakili Indonesia ke negeri jiran. Adalah peraih medali emas PON 2016 di Jawa Barat, Fuad Ramadhan. Kemudian, perebut tiga medali emas di Porwil Bangka Belitung 2015, Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2015 di Banda Aceh, dan terakhir menjuarai Kejurnas Jabar Open Desember 2015 di Stadion Pakansari, Riska Nanda Mulia.

Sayangnya, peringkat kedua nasional ini gagal menyumbang medali di PON untuk nomor lompat jangkit putri. Sementara atlet terakhir, Rahmat Riski yang akan berlomba di nomor lompat tinggi. “Bagi trio ini, Malaysia Open menjadi ujian pertama mereka sebagai atlet binaan KONI Aceh,” katanya.

Siang kemarin, ketiga atlet ini dilepas oleh Bendahara KONI Aceh, Kennedy Husein. Pada kesempatan itu, ia meminta atlet agar tidak menyerah. Meski even internasional, Fuad Ramadhan dkk harus tetap berusaha keras mencatat prestasi. Terlebih, ini adalah persiapan mereka untuk menghadapi Pra-PON. “Kita akan siapkan bonus kalau mereka berprestasi di Malaysia,” janji Kennedy.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help