SerambiIndonesia/
Home »

News

» Jakarta

Polisi Berhasil Tangkap Empat Penyerang Hermansyah Dalam Waktu Empat Hari

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, kasus ini bisa terungkap cepat lantaran keterangan dari Irina, istri Hermansyah.

Polisi Berhasil Tangkap Empat Penyerang Hermansyah Dalam Waktu Empat Hari
Dua pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap pakar IT ITB Hermansyah, Lauren Paliyama (kaus biru) dan Edwin Hitipeuw (kaus kuning) tiba di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/11/2017). Tim gabungan Polresta Depok, Polres Jakarta Timur, dan Polda Metro Jaya menangkap dua dari empat pelaku penganiayaan Hermansyah, di Jalan Raya Sawangan.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Polisi mengungkap kasus penusukan pakar telematika Hermansyah hanya dalam kurun waktu empat hari.

Dalam empat hari polisi menangkap empat pelakunya. Keempat pelaku tersebut, yakni Edwin Hitipeuw, Lauren Paliyama, Erick Birahy dan Richard Patipelu. Sedangkan satu pelaku lainnya, Domaince masih buron.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, kasus ini bisa terungkap cepat lantaran keterangan dari Irina, istri Hermansyah.

Irina mengatakan kepada polisi bahwa ciri-ciri pelakunya berkulit gelap dan menggunakan kalung di lehernya.

"Kalau ciri-ciri orang pakai kalung ini, pasti dari kelompok ini," ujar Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/7/2017).

Menurut Iriawan, polisi mempunyai data-data mengenai kelompok-kelompok tertentu yang kerap menggunakan kalung seperti yang diberitahu Irina. Dari situ, polisi mengerucutkan salah satu kelompok dan membuat sketsa wajahnya.

Sektsa tersebut ditunjukan ke Irina dan dia pun membenarkan bahwa pengeroyok suaminya memiliki ciri-ciri seperti itu. Selain keterangan Irina, polisi juga menggali keterangan lain dari saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Hal ini diperkuat dengan keterangan dari petugas pembangunan LRT (Light Rappid Transit) di sekitar lokasi yang pernah melihat pelaku," ucap dia.

Tak hanya itu, polisi mengetahui identitas pelaku berdasarkan pelat nomor kendaraan. Rupanya, para pelaku tak menggunakan pelat nomor palsu saat menyerang Hermansyah.

"Mobil itu pelatnya asli, sehingga mudah kita cek di Samsat," kata Iriawan.

Pengeroyokan itu bermula ketika Hermansyah bersama istrinya, Irina, melintas di Tol Jagorawi arah ke Bogor mengendarai mobil Toyota Avanza pada Minggu (9/7/2017) dini hari.

Saat di dalam tol, mobil Hermansyah disalip dan tersenggol oleh mobil Honda City yang dikemudikan Edwin. Tidak terima mobilnya tersenggol, Hermansyah langsung mengejar mobil Edwin. Hingga akhirnya di KM 6 Tol terjadilah percekcokan.

Tiba-tiba, dari arah belakang, datang Lauren dan rekannya dengan menggunakan mobil Toyota Yaris dan langsung menyerang Hermansyah dengan pisau.

Saat Hermansyah tersungkur, para pelaku langsung melarikan diri. Hermansyah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina, Depok, oleh sang istri.(Akhdi Martin Pratama/Kompas.com)

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help