SerambiIndonesia/

NasDem Jaring Balon untuk Tiga Daerah

Jelang Pilkada 2018 di Pidie Jaya, Aceh Selatan, dan Subulussalam, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai

NasDem Jaring Balon untuk Tiga Daerah

BANDA ACEH - Jelang Pilkada 2018 di Pidie Jaya, Aceh Selatan, dan Subulussalam, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh akan menjaring bakal calon (balon) kepala daerah untuk diusung partai tersebut.

Penjaringan akan dilakukan secara selektif dan sesuai dengan prosedur dari tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tiga kabupaten setempat. Pembukaan pendaftaran bakal calon dimulai sejak 12 Juli hingga 31 Agustus 2017.

“Selaku partai politik, NasDem menginginkan calon kepala daerah yang betul-betul berkualitas. Maka, kita membuka pendaftaran, kita memanggil putra putri terbaik Aceh, khusus untuk tiga kabupaten tersebut,” kata Ketua DPW NasDem Aceh, Zaini Djalil, kepada Serambi, Kamis (13/7).

Ia mengatakan, untuk proses pendaftaran, para bakal calon dipersilakan untuk langsung datang ke kantor DPD NasDem di tiga kabupaten tersebut. “Syaratnya tidak ribet, silakan datang, nanti ada yang harus dilengkapi dan ada formulir yang harus diisi. Seperti biasalah, seperti yang sudah pernah kita lakukan sebelumnya,” kata Zaini Djalil didampingi dua pengurus DPW NasDem lainnya, T Banta Syahrizal dan TAF Haikal.

Zaini Djalil menambahkan, dengan semangat restorasi, Partai NasDem akan sangat selektif dalam memberikan dukungan kepada pasangan calon kepala daerah. Menurutnya, berdasarkan pengalaman pilkada serentak yang lalu banyak hal hal yang harus diperhatikan oleh partai maupun si calon. Khusus untuk NasDem, kepala daerah yang akan diusung oleh harus berorientasi pada upaya restorasi.

“Restorasi menjadi prinsip dasar dan falsafah dari partai NasDem. Mulai saat ini sampai Agustus 2017 Partai NasDem akan menjaring nama-nama yang cocok dan figur yang layak untuk diusung, kita sudah instruksikan DPD NasDem di tiga kabupaten/kota untuk membuka pendaftaran,” sambungnya.

Ia menambahkan, bakal calon kepala daerah yang akan diusung, harus mampu menterjemahkan persoalan rakyat dan melakukan berbagai program yang kreatif dan inovatif bagi rakyat. Menurutnya, kemampuan untuk mewujudkan program yang kreatif dan inovatif tersebut hanya bisa dijalankan oleh kepala daerah yang berintegritas dan ikhlas. “Dan NasDem mencari figur-figur itu,” sebut Zaini.

Oleh karena itu, Partai Nasdem menjunjung tinggi prinsip-prinsip akuntabilitas dan integritas, sehingga berkomitmen untuk tidak menerima mahar dalam proses penjaringan calon kepala daerah dan hal ini sudah dilakukan pada pilkada sebelumnya. Partai NasDem, tambah Zaini, memiliki keinginan yang kuat dan komitmen yang tinggi dalam mengusung kepala daerah yang profesional dan modern.

“Maka seleksi dan penjaringan yang akan dilakukan nanti secara bertahap dengan menjalankan mekanisme yang telah diatur dalam ketentuan partai, itu menjadi sebuah keharusan,” sebutnya.

Untuk itu, Partai NasDem juga akan melakukan survey elektabilitas calon secara internal dan dilakukan oleh lembaga survey profesional. Hasil survey ini katanya, akan menjadi salah satu alat ukur untuk menentukan arah dukungan Partai NasDem. Disamping itu, NasDem juga akan menilai kelayakan kapasitas kelayakan para bakal calon dalam kemampuannya memimpin daerah, jika nanti terpilih.

“Jadi sekali lagi kita umumkan, bahwa kita memanggil putra putri terbaik di tiga kabupaten ini. Silakan mendaftar, tanpa mahar, ini perlu kita tegaskan. Mari bersama Partai NasDem mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat,” pungkas Zaini Djalil.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help