SerambiIndonesia/

Diamond Cut Pleats, Tren Modifikasi Mobil

Ranah modifikasi kabin mobil terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu dan tren-tren ubahan baru yang dapat menjadi inspirasi

Diamond Cut Pleats, Tren Modifikasi Mobil
WARGA memperhatikan bahan pelapis jok mobil dari produk Lederlux Automotive Synthetic Leather pada pameran yang berlangsung di Suzuya Mall, Seutui, Banda Aceh, Senin (1/5). Pameran ini digelar oleh Lederlux bekerja sama dengan Danish Car Interior Banda Aceh, serta didukung PT Dunia Barusa dealer resmi Toyota di Aceh dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1438 H. 

BANDA ACEH - Ranah modifikasi kabin mobil terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu dan tren-tren ubahan baru yang dapat menjadi inspirasipun semakin banyak bermunculan. Satu di antaranya, diamond cut pleats yang menjadi tren modifikasi kabin mobil yang diminati saat ini, umumnya dari kalangan ibu rumah tangga dan pengusaha.

CEO Danis Car Interior, Afi menyampaikan hal ini dalam siaran pers kepada Serambi, Jumat (14/7). Ia menyebutkan ada empat tren modifikasi kabin mobil akhir-akhir ini dibicarakan banyak orang, yaitu diamond cut pleats, warna fashion, perforated, dan mix combining material.

“Keempat model modifikasi kabin mobil tersebut permintaannya banyak, namun yang lebih dominan diamond cut pleats dan mix combining material,” ujarnya.

Dikatakan, pola diamond cut termasuk pattern jok yang sudah dikenal lama. Tapi karena pattern ini berkembang lagi dengan permainan berbagai aksen, sehingga diamond cut kembali hits. “Contohnya bisa dilihat dari desain jok brabus edition di G-Class, dimana polanya dibuat kompleks dengan perpaduan wajik besar dan kecil. Selain itu, polanya juga dikembangkan menjadi honeycomb cut. Desainnya sekilas mirip wajik, tapi lebih bulat seperti pola sarang tawon,” kata Afi yang juga Wakil Sekretaris Jendral dari IATS yang mewakili Indonesia bagian barat di tingkat nasional.

Ia menambahkan perkembangan pola diamond cut yang dinamis membuat pola ini dapat bertahan. Ditambah lagi, dari segi size diamond cut mudah disesuaikan dan dapat diterapkan untuk gaya modifikasi apa saja.

Selanjutnya, warna fashion belakangan sedang tren pemakaian satu warna yang ditambahi aksen warna-warna berani. Misalnya, putih, kuning, merah, atau biru. Menurut Afi, warna-warna tersebut digunakan sebagai detail aksen, seperti contrast stitching, piping, insert, atau pemanis lainnya.

Dikatakan, apabila ada yang berani mencampur lebih dari dua warna, maka perpaduannya akan lebih berestetika. Misal, kombinasi warna terinspirasi dari perpaduan warna sneakers. “Artinya, lagi-lagi fashion jadi acuan ubahan kabin untuk tetap terjaga estetikanya,” ujarnya. (una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help