SerambiIndonesia/

Pelantikan Bupati Nagan bukan Lagi Ranah KIP

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Nagan Raya, Muhammad Yasin, menegaskan bahwa pelantikan terhadap

Pelantikan Bupati Nagan bukan Lagi Ranah KIP

BANDA ACEH - Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Nagan Raya, Muhammad Yasin, menegaskan bahwa pelantikan terhadap Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya terpilih bukan lagi menjadi ranah KIP.

Penegasan tersebut disampaikan Yasin, Minggu (16/7), untuk mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya yang dia anggap keliru. Dalam berita berjudul KIP Nagan: Somasi TRK tak Ganggu Pelantikan, Yasin mengatakan bahwa pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, HM Jamin Idham dan Chalidin Oesman tetap akan dilantik sebagai kepala daerah.

“Kalau pun ada somasi terhadap Mendagri dari salah satu mantan cabup terhadap usulan pelantikan dari DPRK Nagan Raya, itu tak ada lagi persoalan,” kata Yasin dalam berita tersebut.

Saat menghubungi Serambi kemarin, Yasin mengatakan ada kekeliruan penulisan dalam berita yang dimuat sebelumnya. Tugas KIP, hanya melaksanakan tahapan Pilkada hingga selesai. Sedangkan proses pengusulan SK dan pelantikan bukan lagi ranah KIP.

Yasin menjelaskan, setelah rekapitulasi suara di tingkat KIP, Teuku Raja Keumangan atau TRK menggugat ke Mahkamah Konstitusi dan dalam putusannya MK menolak seluruh gugatan TRK. Atas dasar putusan MK tersebut, KIP melakukan rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih.

KIP selanjutnya menyampaikan hasil penetapan bupati dan wakil bupati terpilih ke DPRK Nagan Raya. “Berkas diterima oleh DPRK, tugas KIP dalam pelaksanaan tahapan Pilkada sudah selesai. Sedangkan proses pengusulan SK dan pelantikan bukan lagi ranah KIP,” ujarnya.

KIP Nagan Raya, tambah Yasin lagi, juga telah melaksanakan semua tahapan Pilkada sesuai dengan aturan yang berlaku. Salah satunya adalah dengan membuka masa tanggapan masyarakat dan ada tahapan masa gugatan administrasi di Panwas dan PTTUN. “Pada masa itu tidak ada tanggapan masyarakat dan tidak ada gugatan administrasi,” demikian Yasin.(yos)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help