SerambiIndonesia/

Abusyik-Sarjani tanpa Lepas Sambut

Prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhlullah TM Daud

Abusyik-Sarjani tanpa Lepas Sambut - roni-ahmad-abusyik-dan-fadhlullah_20170718_084320.jpg
Aparat keamanan melakukan pemeriksaan para tamu undangan yang menghadiri acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie,  Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhlullah TM Daud, di Gedung DPRK Pidie, Senin (17/7). SERAMBI/BUDI FATRIA
Abusyik-Sarjani tanpa Lepas Sambut - abusyikfadhlullah-tm-daud-st-dalam-sidang_20170718_102751.jpg
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf (Kiri) memasang pangkat jabatan Bupati Pidie, Roni Ahmad pada prosesi pengambilan sumpah jabatan Bupati/Wakil Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik)/Fadhlullah TM Daud ST dalam sidang paripurna istimewa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Senin (17/7). SERAMBI/IDRIS ISMAIL

* Diboikot PA, Pelantikan Lancar

SIGLI - Prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhlullah TM Daud, berbeda dari kelaziman. Selain adanya aksi boikot oleh 28 (dari 40) anggota DPRK, juga tidak dirangkai lepas sambut antara bupati baru dengan bupati/wakil bupati periode lalu, H Sarjani Abdullah dan M Iriawan SE. Sarjani dan Iriawan juga tidak terlihat hadir pada acara pelantikan Abusyik, kemarin.

Lazimnya acara lepas sambut antara kepala daerah baru dengan kepala daerah lama, berlangsung pada malam hari setelah pelantikan. Sementara keterangan yang diperoleh Serambi, Senin (17/7) malam, pihak Setdakab Pidie belum menetapkan jadwal kegiatan lepas sambut antara Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022, Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhlullah TM Daud, dengan Bupati dan Wakil Bupati periode 2012-2017, Sarjani Abdullah-M Iriawan.

“Lepas sambut (tetap) dilaksanakan, tapi jadwalnya akan diatur kembali,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pidie, Safrizal SSTP MEc Dev, menjawab Serambi, tadi malam. Namun, dia tidak menjelaskan alasan belum ditetapkannya jadwal lepas sambut antara kedua belah pihak dimaksud.

Sebelumnya, prosesi pelantikan Abusyik dan Fadhlullah, Senin (17/7), berlangsung mulus di bawah pengawalan ketat aparat Polri dan TNI. Pelantikan berlangsung dalam rapat istimewa DPRK Pidie dipimpin Wakil Ketua I Jamaluddin SP. Adapun Ketua DPRK Pidie, Muhammad AR dan Wakil Ketua III Usman Yusuf, tidak hadir.

Amatan Serambi, dari 40 kursi anggota DPRK Pidie, hanya terisi 12 kursi. Anggota dewan yang hadir dalam pelantikan Abusyik kemarin adalah empat dari Partai NasDem, tiga Partai Demokrat, tiga Partai Golkar, satu PKS, dan satu PDA.

Sedangkan 28 anggota DPRK Pidie yang tidak hadir terdiri atas 23 anggota Fraksi Partai Aceh (F-PA), empat Partai Gerindra, serta dari Partai NasDem, yaitu Nursaadah yang sudah diberhentikan dari partai dan dalam proses pergantian antarwaktu (PAW).

Maafkan mereka
Perihal aksi boikot oleh kader Partai Aceh ini juga disinggung oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam sambutannya usai melantik pasangan Abusyik dan Fadhlullah.

Irwandi meminta Abusyik dan Fadhlullah tetap berbesar hati, meski tidak dihadiri banyak anggota dewan dari partai lokal (PA), namun pelantikan mereka dihadiri oleh sejumlah tokoh asal Pidie, termasuk dua politisi Partai Aceh.

Kedua politisi PA yang hadir kemarin adalah, Kamaruddin Abubakar (Abu Razak) yang merupakan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA), dan Tgk Anwar Ramli selaku Ketua Komisi IV DPRA.

“Kehadiran Aburazak telah mewakili semua anggota dewan dari PA. Saya berharap Abusyik dapat memaafkan mereka karena tidak hadir dalam pelantikan ini,” kata Irwandi disambut tepuk tangan tamu undangan.

Selain Abu Razak dan Tgk Anwar Ramli, sejumlah tokoh yang duduk di deretan tamu kehormatan (VVIP) terlihat antara lain mantan menteri pertahanan GAM Zakaria Saman, Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia H Sjamsul Kahar, mantan gubernur Aceh Sjamsuddin Mahmud, mantan ketua DPRA periode 2009-2014 Tgk Hasbi Abdullah, Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda dan Dalimi.

Hadir juga Ketua DPD Partai Golkar Aceh TM Nurlif, anggota DPR RI M Salim Fakhri, Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Aceh Mulyadi Nurdin, serta sejumlah ulama dan tokoh masyarakat Pidie yang bermukim di Pidie maupun di luar Pidie.

Suasana rapat paripurna istimewa pelantikan dan pengambilan sumpah Bupati dan Wakil Bupati Pidie periode 2017-2022 berlangsung meriah. Gelak tawa hadirin kerap terdengar saat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menepuk bahu Abusyik dan Fadhlullah ketika memasang tanda pangkat di bahu kedua pemimpin baru Pidie ini. Selain itu, Irwandi juga melakukan salam komando dengan keduanya.

Catatan Serambi, pasangan Roni Ahmad dan Fadhlullah TM Daud, merupakan satu-satunya pasangan yang maju melalui jalur independen yang menang dalam pilkada serentak di Aceh tahun 2017. Pasangan Abusyik meraih 96.184 suara (48 persen), Sarjani Abdullah-M Iriawan 91.511 suara (46 persen), dan T Tarmiyus-Khalidin Daud 11.885 (6 persen) dari total 199.580 suara.(nal/naz/c43/aya)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help