SerambiIndonesia/

Ahmadi Evaluasi SKPK

Bupati Bener Meriah Ahmadi SE, mulai mengevaluasi terhadap kinerja seluruh satuan kerja perangkat

Ahmadi Evaluasi SKPK
SERAMBI/BUDI FATRIA
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf didampingi istri Darwati A Gani memberikan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE dan Tgk H Sarkawi, usai dilantik di Gedung DPRK Bener Meriah, Jumat (14/7). SERAMBI/BUDI FATRIA 

* Pelayanan belum Optimal

REDELONG - Bupati Bener Meriah Ahmadi SE, mulai mengevaluasi terhadap kinerja seluruh satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK). Dia menilai pelayanan terhadap masyarakat belum optimal, terutama di sejumlah SKPK yang selama ini muncul polemik berkepanjangan, seperti Dinas Kesehatan yang membawahi RSUD Muyang Kute.

Hal itu ditegaskannya saat menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala SKPK, camat dan staf ahli di aula Setdakab, Redelong, Senin (17/7). “Saya minta seluruh SKPK yang bersinggungan langsung dengan masyarakat agar memperbaiki kesalahan dan mengevaluasi pelayanan yang selama ini belum maksimal,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa rakor ini sekaligus untuk mengevaluasi kinerja SKPK secara administratif. Dikatakan, minimnya pelayanan publik beberapa SKPK dengan masyarakat, harus segera ditingkatkan di masa mendatang. “Kepala SKPK yang berhubungan langsung dengan masyarakat, saya minta agar memberikan pelayanan terbaik, seperti Dinas Kesehatan, rumah sakit, Puskesmas, camat, dan sejumlah SKPK lainnya,” jelasnya.

“Saya tidak mau urusan yang seharusnya selesai satu pekan menjadi dua pekan, malah sebulan, begitu juga urusan yang seharusnya kelar satu hari dijadikan dua hari,” tegas Ahmadi. Dia menjelaskan hal ini perlu ditegakkan kembali, karena terkait pelayanan kepada masyarakat, bukan sebaliknya masyarakat yang melayani pejabat.

“Saya berharap, jangan ada kesan dari masyarakat kalau pegawai Pemkab Bener Meriah mempersulit masyarakat, upamanya di Puskesmas, dimana harus ada dulu surat ini, surat itu, baru pasien ditangani,” ujarnya. Dia menambahkan jika ada pasien darurat, maka kondisinya akan makin parah, jika tidak ada surat ini dan itu.

“Kami hanya mengingatkan, mudah-mudahan belum pernah terjadi, tapi di era kepemimpinan kami ini, mari kita berikan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat Bener Meriah,” ucapnya. Dia juga menyinggung kebiasaan buruk aparatur pemerintahan yang suka mengulur-ulur waktu pengurusan bidang administrasi dan pelayanan lainnya.

“Karena, banyak pengurusan yang seharusnya selesai cepat, tetapi ditunda hingga satu bulan,” urai Ahmadi. Dia mencontohkan banyak masyarakat yang datang dari kawasan pedalaman dengan jarak tempuh jauh dari pusat kota.

“Masyarakat yang datang berurusan ke kantor bapak mungkin berasal dari pedalaman, mereka datang dengan mengorbankan waktu, tenaga dan biaya, maka hargailah waktu, tenaga serta biaya yang telah mereka korbankan tersebut,” harap Ahmadi.

Bupati Bener Meriah ini juga berharap kepada seluruh SKPK agar terus menjalin komunikasi yang baik dengan pimpinan, baik yang bersifat penting yang memerlukan kebijakan pimpinan. Sehingga, sebutnya, koordinasi antara pimpinan dan bawahan bisa terjalin dengan baik.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help