SerambiIndonesia/

Lintas Kabu-Kila Putus

Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kabu-Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan

Lintas Kabu-Kila Putus
Anggota DPRK Nagan Raya, Cut Man bersama warga meninjau lokasi putusnya jembatan gantung longsor di lintasan Kabu-Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Senin (17/7) siang. Akibat putusnya jembatan tersebut menyebabkan aktivitas dan perekonomian warga ikut terganggu. 

* Dampak Jembatan Gantung belum Dibangun

SUKA MAKMUE - Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kabu-Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya putus total setelah dihantam banjir pada 2012 lalu dan hingga kini belum tersentuh perbaikan. Dampak dari putusnya jembatan gantung tersebut masyarakat selama ini harus mencari jalan alternatif menuju ke pusat kecamatan dan kebun.

Pantauan Serambi selain abutment jembatan yang telah dibawa arus sungai, bagian lantai jembatan terbuat dari papan juga mulai keropos. Di beberapa bagian lain lantai jembatan juga tampak dimakan usia dan berbahaya bila dilintasi. Abu Said, tokoh masyarakat setempat kepada Serambi kemarin mengatakan dampak dari putusnya jembatan gantung tersebut membuat warga tak bisa lagi ke kebun karet untuk memanen hasil secara maksimal. Tak hanya itu, di seberang jembatan gantung yang melintasi Krueng (Sungai) Nagan tersebut, juga terdapat lokasi pemakaman umum.

“Kita berharap kerusakan ini segera diperbaiki, karena rusaknya sudah bertahun-tahun lamanya dan kini tak kunjung diperbaiki,” kata Abu Said. Anggota DPRK Nagan Raya Cut Man kepada Serambi mengatakan pihaknya baru mengetahui kerusakan jembatan gantung tersebut setelah dilaporkan masyarakat kepada DPRK.

Selama ini, kata dia, pihaknya tidak pernah mengetahui jika ada jembatan gantung yang rusak akibat dihantam banjir besar pada 2012 lalu. “Kalau menggunakan dana daerah, kemungkinan tak akan mampu diatasi karena terbatasnya anggaran,” kata Cut Man. Ia mengapresiasi inisiatif warga yang melaporkan persoalan tersebut kepada DPRK untuk ditindaklanjuti dewan.

Sementara itu Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Nagan Raya Tamarlan yang dikonfirmasi Serambi kemarin mengatakan pihaknya belum memiliki anggaran untuk menanggulangi perbaikan jembatan gantung di lintasan Kabu-Kila, Kecamatan Seunagan Timur. “Jangankan memperbaiki, dalam tahun ini kita tak punya anggaran untuk rehab bangunan,” tambahnya. Namun, katana, persoalan itu akan disampaikan dalam musyawarah rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Nagan Raya tahun 2018 dengan harapan bisa diperbaiki pada tahun depan.(edi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help