Bupati Abdya Bakal Terima Mobil Mewah
Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Ir Jufri Hasanuddin pada 13 Agustus 2017 mendatang akan menerima
BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Ir Jufri Hasanuddin pada 13 Agustus 2017 mendatang akan menerima ‘kado’ dari Pemkab berupa mobil mewah jenis Toyota Camry. Pemberian mobil dinas kepada politikus Partai Aceh itu merupakan yang pertama sejak Kabupaten Abdya mekar dari Aceh Selatan.
Kabid Aset Badan Keuangan Abdya Yasar Ali saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Bupati Jufri Hasanuddin menjelang akhir masa jabatannya akan menerima mobil Toyota Camry. Pemberian mobil tersebut dibenarkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 84 Tahun 2014 tentang Penjualan Barang Milik Negara/Daerah berupa Kendaraan Perorangan Dinas. “Iya, tapi harus bayar, kalau istilah dalam PP 84 2014, dijual tanpa melalui lelang. Persoalan berapa harganya, ada tim independen yang menilai, bukan kita yang menentukan,” kata Yasar Ali.
Menurutnya, untuk penjualan mobil tersebut ada beberapa syarat. Seperti telah berusia paling singkat empat tahun, kendaraan perorangan dinas yang dijual paling banyak satu unit bagi satu orang pejabat negara. “Pejabat negara yang dapat membeli kendaraan ini juga ada syarat, minimal masa kerja selama empat tahun atau lebih secara berturut-turut, terhitung mulai tanggal ditetapkan menjadi pejabat negara. Jadi yang bisa hanya pak Bupati, Wabup tidak bisa (belum mencapai empat tahun masa jabatan),” sebutnya.
Selain mobil mewah, sambungnya, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan lelang terbuka dan menjual 10 unit kendaraan yang tidak layak pakai. “Panitia lelang kendaraan ini sudah terbentuk, karena krisis anggaran, kita terkendala dengan anggaran,” katanya. Dia tambahkan dalam aturan penjualan kendaraan dinas, jika harga mobil yang dilelang di atas Rp 50 juta, maka harus diumumkan di media masa. Selain itu, dalam proses lelang itu harus melalui Kantor Lelang Negara atau Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
“Belum bisa kita sampaikan berapa harganya, karena kita harus berkonsultasi dengan DJKN dulu. Untuk sementara 10 mobil dulu yang kita lelang, mobil bisa dilelang jika ada mobil penggantinya,” terangnya.(c50)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jufri-hasanuddin_20161008_150720.jpg)