SerambiIndonesia/

Pelajar Dibegal, Badannya Ditusuk Pakai Beling

M Hadis Mubarak (13), warga Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Minggu (23/7) sekitar pukul 12.00 WIB

Pelajar Dibegal, Badannya Ditusuk Pakai Beling
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Budi Nasuha melihat kondisi pelajar korban begal di RS Kesrem Lhokseumawe, Minggu (23/7/2017). 

* Sepmor Korban Dilarikan

LHOKSEUMAWE - M Hadis Mubarak (13), warga Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Minggu (23/7) sekitar pukul 12.00 WIB dibegal karena pelaku ingin menguasai sepeda motor (sepmor)-nya.

Untuk membuat tersangka melepas sepmor tersebut, tersangka pelaku menusukkan pecahan botol tiga kali ke punggung korban. Setelah itu tersangka membawa lari sepmor korban. Sedangkan korban yang merupakan pelajar sebuah SMP di Lhokseumawe harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe.

Satu jam kemudian, tim gabungan Polres Lhokseumawe berhasil membekuk tersangka yang ternyata masih berumur 17 tahun dan satu kampung dengan korbannya. Mereka juga saling mengenal, meski tak akrab.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha menjelaskan, kejadian ini bermula di sebuah lapangan dalam kawasan Muara Dua. Tiba-tiba tersangka menghentikan sepmor yang sedang dikendarai korban. Ternyata ia minta diantar ke rumahnya yang berada di kawasan Muara Dua.

Di tengah jalan, tersangka yang duduk di belakang minta laju sepmor dihentikan dan tersangka mematuhinya. “Lalu pelaku menusuk korban dengan pecahan botol yang awalnya dia simpan di saku belakang celananya. Tersangka menusuk punggung korban tiga kali dengan beling tersebut,” kata AKP Budi Nasuha.

Selanjutnya, korban yang dalam kondisi luka langsung melarikan diri. Ia menyetop sebuah becak untuk diantar pulang ke rumah.

Sesampai di rumah, kondisi punggung korban sudah penuh dengan darah yang membuat keluarganya panik. Alhasil, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kesrem untuk mendapatkan pertolongan pertama. “Tak lama kemudian kita dapat laporan kejadian itu dari keluarga korban,” katanya.

Setelah dilakukan penyelidikan, langsung berhasil diidentifikasi siapa tersangka dan alamatnya. Polisi pun menyusun skenario untuk menggerebek rumah tersangka. “Tersangka berhasil kita tangkap saat bersembunyi di loteng rumahnya,” ungkap Budi Nasuha.

Dalam pengembangan lanjutan, polisi pun berhasil mengamankan sepmor korban yang sempat disembunyikan tersangka di semak-semak, sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. “Kini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolres Lhokseumawe untuk proses hukum selanjutnya,” demikian AKP Budi. (bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help