SerambiIndonesia/

Tafakur

Tantangan Hidup

Hidup ini selalu ada tantangan, yang membutuhkan kekuatan dalam menghadapinya. Tantangan hidup memang

Tantangan Hidup

Oleh: Jarjani Usman

“Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri” (QS. Ar Ra’d: 11).

Hidup ini selalu ada tantangan, yang membutuhkan kekuatan dalam menghadapinya. Tantangan hidup memang berbeda-beda, tergantung sejumlah faktor seperti keadaan negeri, kemampuan dan kemauan dalam menghadapinya, kebiasaan seseorang, dan lain-lain. Bagi saudara-saudara kita yang kini hidup di negeri Palestina, misalnya, tantangan hidup tentunya lebih besar dibandingkan dengan kita di Indonesia.

Di Palestina, untuk shalat berjamaah di masjid saja harus ekstra hati-hati, karena dihalang oleh pihak-pihak yang tak menginginkannya. Masjid pun sering ditutup dan dijaga oleh para tentara bersenjata agar orang-orang Muslim tidak menggunakannya. Namun demikian, mereka tetap berusaha untuk menghadapi tantangan itu dengan menembus barikade tentara dan popor senjata agar bisa beribadah di masjid tercinta.

Sedangkan di daerah kita masjid banyak, dekat, megah, indah dan selalu terbuka, lebih-lebih waktu shalat tiba. Tak ada orang yang menghalangnya, tetapi malah mengajak kita ke sana sesering mungkin. Tentunya bukan hanya untuk shalat, tetapi juga untuk bersilaturahim dengan sesama jamaah. Dengan kata lain, nyaris tak ada tantangan dari luar untuk beribadah.

Namun, kebanyakan kita berhadapan dengan tantangan dari dalam, berupa ketidakmauan hati. Tantangan dari dalam itu bagaikan telah mengunci mati hati dan pikiran kebanyakan kita dari berpikir dan menghayati kapan kita akan berubah dan mau mematuhi perintah Allah untuk senantiasa ke sana. Ingat, Allah telah berjanji tidak mengubah nasib kita, bila kita sendiri malas mengubahnya. Jika mau diubah, tantangan itu akan menjadi suatu kesempatan untuk meraih kenikmatan tersendiri.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help