SerambiIndonesia/

Persiraja Butuh ‘Pemain Ke-12’

Bonden Kutaraja, Persiraja akan melakoni partai berat saat menjamu PSBL Langsa dalam lanjutan kompetisi Liga 2

Persiraja Butuh ‘Pemain Ke-12’
SERAMBI/IMRAN THAYEB
PEMAIN Persiraja berlatih di Stadion H Dimurthala, Lampineung, menghadapi pertandingan lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2017. Nanti malam, Persiraja akan menjamu PSBL Langsa. SERAMBI/IMRAN THAYEB 

BANDA ACEH - Bonden Kutaraja, Persiraja akan melakoni partai berat saat menjamu PSBL Langsa dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2017, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, nanti malam.

Bagi Lantak Laju, tarung pekan ke-9 itu merupakan awal perjuangan Muhammad Fani Aulia, Vivi Asrizal, Agus Suhendar, serta Rafsanjani menghadapi tiga partai beruntun di kandang. Boleh jadi, tiga laga tersebut menjadi krusial dalam menentukan nasib Lantak Laju dalam kompetisi kasta kedua musim depan.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dan motivasi dari suporter plus penonton. Selama ini, kami berterima kasih atas suport yang telah diberikan ketika melakoni partai kandang. Supaya perjuangan kami tak sia-sia, bantu kami dengan dukungan penuh di lapangan,” kata kapten Persiraja, Mukhlis Nakata kepada Serambi, kemarin.

Bukan rahasia lagi, kehadiran ‘pemain ke-12’ selama ini merupakan senjata utama dari perjuangan Munandar, Khunaifi, Dian Ardiansyah, Rahmanuddin, dan Zoelfadli. Terlebih, dengan dukungan penuh dalam 90 menit semakin membangkitkan semangat dari Fadhil Ibrahim untuk mencetak gol.

Menurut pemain senior Persiraja, kehadiran suporter seperti SKULL, Laskar Rencong Mania, penonton, dan masyarakat Kota Banda Aceh ini

sangat berarti bagi mereka. Terlebih, nyanyian dari suporter tanpa henti-henti membuat punggawa Persiraja untuk bekerja keras. Karena, hanya kemenanganlah yang bisa memuaskan suporter dan penonton.

“Tiga partai beruntun di kandang sangat krusial bagi Persiraja. Di mana, hasil dari pertandingan di Lampineung akan menentukan nasib tim ini. Untuk itu, kalau kami bekerja di lapangan, maka suporter dan penonton terus berikan dukungan bagi kami. Dukungan dan suport penting bagi penambah semangat kami,” tegas mantan bintang PON Aceh di Kalimantan Timur Tahun 2008.

Seperti diketahui, pada putaran pertama Liga 2 di Stadion Langsa, Persiraja sukses menahan tuan rumah PSBL Langsa. Gol PSBL berkat eksekusi penalti Husnuzhon, sementara gol penyeimbang datang dari aksi Farizal Dillah. Sayangnya, hasil dari derby Aceh itu, Lantak Laju kehilangan enam pemain pilar akibat cedera.

Cedera berat tersebut memaksa Farizal Dillah, Fadhil Ibrahim, Agus Suhendar, M Hidayat, Ferry Komul, dan Mukhlis Nakata menepi. Malah mereka harus absen ketika tandang melawan PSMS Medan, dan tim PSPS Pekanbaru. Khusus Farizal Dillah, hingga saat ini dia masih didera cedera berkepanjangan.

Pada kesempatan itu, Mukhlis Nakata mengajak rekan-rekannya supaya bermain habis-habisan. Karena, bermain dalam kandang, tentu saja mereka harus mampu mengamankan poin penuh. Faktanya, di dua musim terakhir, anak-anak Kutaraja selalu sukses mengatasi PSBL Langsa.

“Bagi kami, hanya kemenangan yang bisa dipersembahkan untuk para penonton, dan suporter. Selama ini, penonton dan suporter selalu setia memberikan dukungan bagi kami. Kami mohon doa restu dari masyarakat Banda Aceh agar bisa merengkuh hasil maksimal di derby Aceh nanti malam,” pungkas Mukhlis Nakata.(ran)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help