Bupati Aceh Barat Serahkan Grand Design Pembangunan Kependudukan Ke BKKBN RI

Qanun GDKP Aceh Barat memuat lima bidang terpadu meliputi kuantitas, kualitas, keluarga, mobilitas dan administrasi kependudukan.

Bupati Aceh Barat Serahkan Grand Design Pembangunan Kependudukan Ke BKKBN RI
Jalan Gajah Mada depan Kantor Bupati Aceh Barat menjadi dua jalur. 

Laporan Fikar W.Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Aceh Barat sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang membentuk Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK). 2011-2035, yang dituangkan dalam bentuk Qanun No:7 Tahun 2017.

Bupati Aceh Barat, HT. Alaidinsyah dengan bangga menyerahkan qanun tersebut  kepada Kepala BKKBN RI, Dr. Surya Chandra Surapaty, MPH, PhD, dalam acara Seminar Nasional Hari Kependudukan Dunia 2017, di Jakarta, Senin (31/8/2017).

Seminar dibuka Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Bambang Brojonegoro.

Qanun GDKP Aceh Barat  memuat lima bidang terpadu meliputi kuantitas, kualitas, keluarga, mobilitas dan administrasi kependudukan.

Bahkan qanun itu, merupakan tindak lanjut dari Perpres 153 tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan Indonesia.

Bupati T. Alaidinsyah mengatakan, Aceh Barat telah memasukan GDPK tersebut dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Kemudian sudah diterapkan secara bertahap, seperti pelayanan kesehatan di tingkat Posyandu, pemberian makanan tambahan, peningkatan mental melalui majelis taklim.

Aceh Barat juga mempresentasikan langkah-langkah Aceh Barat dalam bidang penanganan kependudukan. Presentasi disampaikan Kepala Bappeda Aceh Barat, HT. Ahmad Dadek.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved