SerambiIndonesia/

Pascalongsor, Lintasan Utung-Utung Mulai Lancar

Seperti diketahui, ruas jalan Utung-Utung tertimbun tanah longsor pada pertengahan April 2017 lalu.

Pascalongsor, Lintasan Utung-Utung Mulai Lancar
SERAMBINEWS.COM/JALIMIN
Ruas jalan Utung-Utung yang sudah dibersihkan dengan alat berat Pemkab Aceh Tengah. 

Laporan Jalimin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lintasan jalan Takengon-Bintang, kawasan Utung-Utung, Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan Aceh mulai lancar.

Ruas jalan sisi utara Danau Laut Tawar Takengon itu pernah dilanda longsor pada pertengahan April 2017 lalu, sehinga menimbun badan jalan dan memacetkan arus kendaraan Takengon-Bintang-Blangkejeren Gayo Lues.

Warga Kampung Linung Bulen II, Kecamatan Bintang, Aman Edi, Senin (31/7/2017) mengatakan, ruas jalan di lokasi longsor Utung-Utung sudah dapat dilintasi kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Ia menyebutkan, pascalongsor di kawasan itu, sejumlah alat berat Pemkab Aceh Tengah membersihkan material tanah longsor di atas badan jalan itu.

Sebagian besar material tanah digunakan untuk menimbun halaman belakang Masjid Baitul Quddus, Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, tidak jauh dari lokasi longsor. "Insya Allah ruas jalan kawasan Utung-Utung sudah dapat dilintasi kendaraan bermotor," ujar Aman Edi.

Meskipun begitu, ia berharap kepada pengguna jalan yang melintasi ruas jalan tersebut agar berhati-hati terutama saat musim hujan.

"Saya mengimbau masyarakat yang melewati jalan Utung-Utung untuk hati-hati terutama saat hujan dan malam hari," ujar Aman Edi.

Ia mengingatkan, tiga buah batu besar masih tersangkut di lereng gunung Utung-Utung, dikhawatirkan, jika turun hujan, batu besar itu terlepas dan jatuh ke badan jalan," ujar Aman Edi.

Seperti diketahui, ruas jalan Utung-Utung tertimbun tanah longsor pada pertengahan April 2017 lalu.

Dalam insiden itu, seorang warga meninggal dunia dan lima orang lainnya luka-luka. Pascamusibah itu, arus lalulintas Takengon-Bintang macet total.(***)

Penulis: jalimin
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help