SerambiIndonesia/
Home »

Sport

» Basket

Berharap Bocoran dari Ponda

Tuan rumah Persiraja akan melakoni perlagaan krusial saat menjamu PSPS Pekanbaru dalam lanjutan kompetisi Liga 2

Berharap Bocoran dari Ponda
Pemain Persiraja Banda Aceh, Agus Suhendra bersama Fani Aulia dan Yosua Pahabol meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang pemain PSMS Medan dalam lanjutan pertandingan Liga Dua di Stadion H Dimurtala, Sabtu (5/8). Malam. Persiraja Banda Aceh unggul 2-0. SERAMBI/BUDI FATRIA 

* Jelang Persiraja vs PSPS

BANDA ACEH - Tuan rumah Persiraja akan melakoni perlagaan krusial saat menjamu PSPS Pekanbaru dalam lanjutan kompetisi Liga 2 musim 2017, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Sabtu (12/8) malam.

Bukan rahasia lagi, setiap duel Persiraja melawan PSPS dipastikan berlangsung ketat, dan sengit. Terlebih, kedua tim sedang memburu poin guna mengamankan langkah ke babak 16 besar. Tak ayal, Lantak Laju harus bekerja keras dalam pertandingan akhir pekan ini.

Menjamu Askar Bertuah--julukan PSPS--, skuadra Persiraja memiliki keuntungan. Bek kanan Lantak Laju, Ponda Dwi Saputra adalah bekas bintang PSPS Pekanbaru. Tak tanggung-tanggung, pemiliki jersey 92 ini telah menghabiskan karier selama empat musim bersama PSPS.

“PSPS klub profesional pertama saya. Tentu saja, banyak kenangan di sana. Namun, sebagai pemain profesional sejati, kini saya akan bekerja keras bersama Persiraja. Target saya bersama-sama dengan kawan-kawan, kami harus bisa menang dari PSPS,” kata mantan pilar PON Riau 2012 tersebut.

Mantan punggawa PS TNI itu secara terbuka mengakui, kalau dirinya mengenal betul ciri khas, dan taktik dari juru latih PSPS, Philip Hansen Maramis. Pasalnya, sejak bermain di PON 2012 dan PSPS, dia selalu ditangani oleh Philip Hansen. “Tim PSPS boleh saja berubah pemain, namun soal taktik kita akan mengetahuinya,” sebut anggota Denpom I/3 Pekanbaru itu.

Seperti diketahui, Ponda Dwi Saputra merupakan empat rekrutan tim Persiraja pada putaran kedua. Selain dia, tercatat Yosua Pahabol, Irsyad Habib, dan juga Faumi Syahreza yang kembali dari Persijap Jepara, Jawa Tengah. Bahkan alumni Paraguay itu langsung melakoni debut saat menjamu pimpinan klasemen sementara, PSMS Medan.

Keberadaan Ponda Dwi Saputra di Persiraja setidaknya akan memberi bocoran tentang kekuatan PSPS. Apalagi, masih banyak pemain PSPS juga merupakan rekannya saat bermain di sana. Sehingga, dia akan mengetahui secara pasti permainan mereka. Bukan hanya itu, Ponda juga mempunyai pengetahuan tentang figur Philip Hansen.

Memang, di putaran kedua ini skuad PSPS melakukan perombakan tim secara besar-besaran. Tak tangung-tanggung, armada Askar Bertuah mendatangkan delapan pemain baru. Teranyar, PSPS juga mengontrak pemain naturalisasi asal Kamerun, Herman Dzumafo Effandi. Mantan tukang gedor Arema Malang dan Persib Bandung datang buat mengisi posisi Ananias Fringkreuw.

Bagi Agus Suhendar, Vivi Asrizal, Muhammad Fani Aulia dan Irsyad Habib, ini adalah kesempatan penting guna menuntaskan dendam. Di pertemuan pertama di Stadion Rumbai, Persiraja menyerah menyusul penalti di menit 77. Penalti kontroversial Ananias membawa PSPS menang 1-0.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help