SerambiIndonesia/

Haji Uma Tanya Peran Forbes ke Ketua DPRA, Ini Jawabannya

Disela-sela diskusi tersebut, Haji Uma melemparkan pertanyaan kepada Ketua DPRA.

Haji Uma Tanya Peran Forbes ke Ketua DPRA, Ini Jawabannya
SERAMBI/MASRIZAL BIN ZAIRI
Anggota Komite II DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma melakukan pertemuan dengan Ketua DPRA, Tgk Muharuddin, Selasa (8/8/2017) 

Laporan Masrizal I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma melakukan pertemuan dengan Ketua DPRA, Tgk Muharuddin di rumah dinas Pimpinan DPRA, kawasan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (8/8/2017).

Dalam pertemuan itu keduanya, membahas masalah pencabutan Pasal 57 dan Pasal 60 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh melalui Undang-Undang Pemilu yang baru disahkan DPR RI.

Haji Uma menilai selama ini peran ke 13 anggota DPR RI asal Aceh di Jakarta masih lemah dalam memperjuangkan kepentingan Aceh.

Baca: Haji Uma Bertemu Ketua DPRA, Ini yang Dibahas

Terbaru, dua pasal dalam UUPA kembali dibonsai oleh Pemerintah Pusat.

Disela-sela diskusi tersebut, Haji Uma melemparkan pertanyaan kepada Ketua DPRA.

Sejauh ini apa yang sudah dilakukan anggota DPR RI (asal Aceh untuk Aceh)? Tidak ada sama sekali," jawab Muharuddin.

"Saya sekecil-kecil kekuatan saya di DPD sudah surati Ketua DPD RI. Jadi tanggungjawab saya selaku wakil rakyat yang Allah berikan sudah saya lakukan," kata pria yang terkenal lewat film Umpang Breuh ini.

Ia menilai, peran Forum Bersama (Forbes)--tempat berhimpun ke 13 anggota DPR RI asal Aceh dengan ketua Prof Bachtiar Ali--tidak bergerak setelah mengetahui dua pasal dalam UUPA dicabut melalui UU Pemilu.

Baca: Ghazali Abbas: Dicabutnya Dua Pasal Dalam UUPA Untungkan Aceh

Bahkan, Forbes juga tidak berusaha untuk mencari solusi agar dua pasal itu tidak dicabut.

"Makanya sekarang kita terpaksa bergerak sendiri karena wadah yang ada tidak bisa menampung," katanya.

Persoalan ini, tambahnya, tidak boleh dibiarkan berlarut sebelum dilembarnegarakan.

"Ini belum final, ini juga kesempatan terakhir kita untuk memperjuangkan UUPA," pungkas Haji Uma.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help