SerambiIndonesia/

Jadi Ketua Golkar, Bupati Singkil Tepis Isu Retak dengan Partai Pengusung

Sehari sebelumnya sempat tersiar kabar terjadi keretakan antarapartai pengusung, pasca-Dulmusrid terpilih sebagai Ketua Golkar Aceh Singkil.

Jadi Ketua Golkar, Bupati Singkil Tepis Isu Retak dengan Partai Pengusung
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, duduk berdempetan dengan pengurus partai pengusungnya saat Pilkada lalu, Rabu (9/8/2017). 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid menepis isu keretakan dengan pengurus partai pengusungnya saat Pilkada lalu, yaitu PAN, PKB dan PDI Perjuangan.

Hal itu dibuktikan dengan pertemuan dengan para pengurus partai pengusung yang bertukar pikiran mengenai program kerja yang harus tuntas dalam 100 hari pemerintahan bupati/wakil bupati Aceh Singkil, Dulmusrid dan Sazali, Rabu (9/8/2017).

Sehari sebelumnya sempat tersiar kabar terjadi keretakan antarapartai pengusung, pasca-Dulmusrid terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Golkar Aceh Singkil, Selasa (8/8/2018).

Lantaran yang bersangkutan saat Pilkada bukan usungan Golkar, namun setelah terpilih menjadi Bupati tiba-tiba jadi ketua partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Setelah kami partai pengsung diskusi menyikapi terpilihnya Pak Dulmusrid sebagai Ketua Golkar. Kami sepakat ada agenda yang lebih penting, yaitu pembangunan untuk kesejahteraan rakyat Aceh Singkil," kata Ketua PAN Aceh Singkil, Yulihardin.

Yulihardin menyatakan, menjalankan amanah yang diberikan rakyat jauh lebih penting dibanding persoalan lain. Sehingga dirinya serta partai pengusung lain dapat memahami realita politik yang ada.

Pertemuan yang digelar di rumah pribadi Yulihardin di Pulau Sarok, Singkil, dihadiri Ketua PKB Aceh Singkil, Frida Siska Sihombing, Ketua PDI Perjuangan Aceh Singkil, Taufik serta pengurus partai pengusung lainnya. (*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help