SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Selamatkan PSBL Langsa

Komunitas suporter setia PSBL Langsa, Brutal mendesak agar pengurus dan manajemen supaya dapat menyelamatkan

Selamatkan PSBL Langsa

LANGSA - Komunitas suporter setia PSBL Langsa, Brutal mendesak agar pengurus dan manajemen supaya dapat menyelamatkan Elang Biru supaya jangan degradasi. Kini, PSBL berada di ambang degardasi menuju Liga Nusantara.

Rawannya posisi Elang Biru dapat terlihat dari klasemen sementara. Di mana, hingga pekan ke-9, besutan Iwan Setiawan-Kurnia Khalid baru mengantongi nilai 8. Raihan poin tersebut membuat PSBL Langsa dipastikan gagal finish di peringkat pertama atau kedua. Elang Biru gagal bersaing dengan PSMS, PS Timah Babel, PSPS, dan Persiraja.

Meski berada dalam posisi kritis, namun PSBL Langsa masih dapat diselamatkan. Syaratnya, Firdaus Ramadhan dkk harus mampu menyapu bersih di empat partai sisa. Kalau ini dapat dilakukannya, maka awak PSBL memiliki peluang berada di urutan ketiga, atau keempat.

Dengan demikian, Zulbara dkk mempunyai kesempatan untuk berlaga di babak play-off. Dua pertandingan kandang yakni menjamu PSMS Medan pada Sabtu (12/8), dan melawan juru kunci Persih Tembilahan. Guna menjaga peluang bertahan di Liga 2, maka Mora Handika dkk harus bekerja keras ketika melawan PSMS. Apalagi, musim lalu, tim Elang Biru sukses membungkam PSMS Medan 1-0 di Stadion Kota Langsa.

Sementara dua pertandingan tandang, mereka akan dijamu 757 Kepri Jaya FC dan PSPS Pekanbaru. Sama seperti dengan duel di kandang, Ismail dkk haruslah berjuang untuk memperoleh angka. Karena, jika sampai kalah di empat pertandingan terakhir, maka PSBL degradasi ke Liga Nusantara atau Liga 3.

Jujur saja, kekuatan Elang Biru di putaran kedua cukup menjanjikan. Mereka sukses mengontrak pelatih lulusan KNVB (PSSI Belanda), Iwan Setiawan. Tak hanya pelatih kelas nomor wahid, PSBL juga berhasil mendatangkan sejumlah pemain dari Liga 1. Adalah Ismail Haris dari Persiba Balikpapan, Mukhlis Azis, dan M Nur.

Ketua Brutal, Abdul Hadi meminta pihak manajemen mengambil sikap untuk menyelamatkan PSBL Langsa yang kini di ambang degradasi.

“Kami sangat berharap PSBL Langsa bisa selamat dari ancaman degradasi. Jika degradasi, PSBL harus kembali ke dasar lagi di Liga Nusantara. Untuk itu kami mendukung langkah jitu yang harus diambil manajemen PSBL,” harap Hadi.

Menurut Hadi, kondisi yang dialami PSBL sekarang haruslah menjadi perhatian semua pihak. Tanpa sikap peduli dari pengurus dan juga manajemen, sulit bagi Husnuzhon dkk selamat dari ancaman jatuh ke Liga Nusantara. Karena, dibutuhkan kerja keras pengurus, manajemen, pemain, tim pelatih, dan penonton. “Jika semua pihak kompak, kita optimis kalau PSBL akan mendapat kesempatan bermain di babak play-off,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Abdul Hadi menegaskan komitmen Brutal untuk senantiasa mendukung perjuangan anak-anak PSBL Langsa. Dukungan perlu diberikan agar pemain dapat bertanding patah menyerah saat menjamu PSMS Medan. “Ini kandang kita. Kami minta pemain PSBL tak putus asa. Mereka harus bermain pantang menyerah demi membungkam PSMS,” pungkas Ketua Brutal.(zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help