SerambiIndonesia/

Murid SD/MI Se-Aceh Ikut Lomba Bercerita

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, 8-11 Agustus 2017 mengadakan Lomba Bercerita bagi Murid SD/MI

Murid SD/MI Se-Aceh Ikut Lomba Bercerita
Peserta perwakilan dari Kabupaten bireuen tampil pada lomba bercerita siswa-siswi SD/MI se-Aceh, di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Rabu (9/8). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, 8-11 Agustus 2017 mengadakan Lomba Bercerita bagi Murid SD/MI Tingkat Provinsi Aceh. Lomba yang diikuti 23 peserta dari 23 kabupaten/kota itu berlangsung di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Gubernur Aceh yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Ir T Syakur, Rabu (9/8) pagi.

Syakur saat membacakan sambutan tertulis Wagub antara lain menyampaikan, banyak cara untuk mendorong agar semangat membaca dapat menjadi hobi yang berkembang pada pribadi setiap orang. Salah satunya dengan bercerita. Bercerita, membaca, dan menulis, menurutnya, adalah tiga kegiatan yang saling terkait. “Tiga hal ini sedapat mungkin kita tanamkan di hati generasi muda agar daya kreativitas mereka tumbuh dan berkembang,” ungkap Syakur.

Karena itu, ia menilai sangat tepat langkah yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh untuk mendorong semangat membaca dan menulis khususnya di kalangan murid SD/MI melalui lomba bercerita seperti ini. “Dengan lomba ini kita berharap peserta makin tertarik menggali informasi melalui perpustakaan dan buku-buku lain, sehingga kemampuan bercerita dapat dikembangkan menjadi kegemaran menulis dan membaca,” pungkas Syakur.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Zulkifli SPd MPd, dalam laporannya menyebutkan, peserta kegiatan itu adalah juara pertama lomba yang sama tingkat kabupaten/kota di seluruh Aceh. Tim juri dalam lomba bercerita dengan tema pahlawan daerah itu, sebut Zulkifli, terdiri atas pustakawan, guru, dan praktisi. “Juara pertama pada acara ini akan mewakili Aceh ke lomba serupa tingkat nasional di Jakarta, 8 September mendatang,” ungkap Zulkifli yang juga ketua panitia lomba tersebut.

Dikatakan, tujuan utama dari lomba itu adalah untuk menumbuhkan minat baca di kalangan murid SD/MI. Sebab, jika tak bisa membaca anak-anak pasti tak bisa bercerita. Kegiatan tersebut, tambah Zulkifli, juga bertujuan untuk mengangkat dan mempopulerkan buku-buku cerita budaya daerah yang mengandung nilai-nilai kepahlawanan serta membangun karakter bangsa.

“Dalam upaya menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat, kita juga melakukan berbagai langkah. Seperti mengajak murid PAUD ke pustaka, menyiapkan buku-buku yang menarik di pustaka, menata perpustakaan agar menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, melaksanakan kampanye gerakan membaca, serta akan menyiapkan pojok baca di tempat-tempat keramaian seperti bandara,” jelas Zulkifli menjawab wartawan seusai pembukaan acara tersebut.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help