SerambiIndonesia/

Iskandar Dapat Penghargaan Pramuka dari Menteri Malaysia

Wakil Ketua Kwartir Daerah Pramuka Aceh, Iskandar Zulkarnaen, PhD dan Ketua Kwartir Cabang Pramuka Aceh Barat

Iskandar Dapat Penghargaan Pramuka dari Menteri Malaysia
Wakil Ketua Kwarda Aceh Iskandar Zulkarnaen, PhD menerima Penghargaan Frienship Award dari Menteri Pendidikan Malaysia, pada kegiatan The 5th Kedah Scout Jamboree and International Frienship, di Kedah, Jumat (10/8) FOTO-IST 

BANDA ACEH - Wakil Ketua Kwartir Daerah Pramuka Aceh, Iskandar Zulkarnaen, PhD dan Ketua Kwartir Cabang Pramuka Aceh Barat, Drs H Rahmad Fitri MPA, mendapat penghargaan dan medali Friendship Award dari Perkumpulan Pramuka Malaysia.

Penghargaan ini diberikan atas prestasi dan jasanya dalam mengembangkan kerjasama pembinaan kepemudaan, khususnya kepramukaan antara Indonesia dan Malaysia.

Penganugerahan medali Friendship Award ini disematkan Menteri Pendidikan Malaysia, Dato’ Seri Mahawangsa Dato’ Seri Diraja Mahadzir Bin Khalid pada rangkaian kegiatan Jambore Pangakap (pramuka) Kedah dan Persaudaraan Internasional di Dewan Terbuka Kolej Pertanian Malaysia, berlangsyng di Kedah pada 9-12 Agustus 2017.

Jambore Pangakap Kedah tahun 2017 di hadiri 4.100 pramuka dari seluruh Negara Bahagian di Malaysia, perwakilan negara Asia seperti Indonesia, Thailand, Singapore, Jepang, dan Korea Selatan, serta perwakilan pramuka dari Amerika dan Inggris.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Malaysia mengharapkan agar kerja sama dan persaudaraan antara pramuka di Negara-Negara Asean dapat terus ditingkatkan dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan dan kompetusi global di masa depan.

Wakil Ketua Kwarda Pramuka Aceh, Iskandar Zulkarnaen, PhD menyampaikan bahwa tantangan kepemudaan yang dihadapi pemuda di negara-negara Asean semakin kompleks. Untuk itu, kiranya, diperlukan kerja sama dan komunikasi yang lebih intens dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang kompetitif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Dengan meningkatkan interaksi pemuda antarnegara, kita harapkan bisa saling bertukar informasi dan menciptkan peluang-peluang baru dalam rangka meningkatkan kompetensi pemuda di era Asean Community,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iskandar menyampaikan bahwa sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Thailand, Aceh perlu menyiapkan strategi pembinaan pemuda, khususnya dalam rangka mempersiapkan pemuda yang unggul di era persaingan global.(bur)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help