SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Menang atau Tersingkir

Laga menentukan bakal dilakoni tuan rumah Persiraja ketika menghadapi PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2017

Menang atau Tersingkir
PELATIH Persiraja, Anwar memberikan instruksi kepada pemain sebelum melakoni partai uji coba melawan Kuala Nanggroe (KNFC) di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Sabtu (17/6). 

Persiraja vs PSPS Pekanbaru

BANDA ACEH - Laga menentukan bakal dilakoni tuan rumah Persiraja ketika menghadapi PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2017, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, nanti malam.

Hanya saja ada dua pilihan bagi Agus Suhendar, Fani Aulia, Ponda Dwi Saputra, Vivi Asrizal dan sang kapten Mukhlis Nakata. Menang atau tersingkir dari perebutan dua tiket untuk tetap bertahan di kompetisi kasta kedua. Karenanya, dibutuhkan kerja keras, tampil habis-habisan, dan sarat emosi.

Seperti diketahui, hingga pekan ke-9, tim Persiraja masih berada peringkat keempat. Memang, Lantak Laju sama-sama mengoleksi poin

15 dengan PSPS. Tapi, mereka kalah produktivitas gol dari Asykar Bertuah--julukan PSPS--.

Persaingan di Grup I Pulau Sumatera semakin ketat. Besutan Anwar, Akhyar Ilyas, Wahyu AW, dan Sisgiardi tertinggal satu angka dari Timah Babel, dan selisih dua poin dari PSMS Medan yang berada di pimpinan klasemen sementara. Maka hanya ada pilihan bagi keempat konsestan kecuali bunuh atau membunuh.

Duel ini begitu penting bagi Ferry Komul, Irsyad Habib, dan Dian Ardiansyah. Betapa tidak, kemenangan malam ini akan membuka kans Persiraja tetap bertahan di kasta kedua. Sebaliknya, hasil buruk akan menjadi buruk bagi perjalanan tim legenda Tanah Rencong ini. Kalah, Persiraja siap-siap terjun ke Liga Nusantara.

Krusialnya pertandingan ini menentukan langkah Lantak Laju. Awak Lampineung hanya tersisa tiga partai lagi yakni menghadapi skuad PSPS, Persih Tembilahan, dan 757 Kepri Jaya FC. Sementara Asykar Bertuah akan melakoni empat partai lagi dengan melawan Persiraja, PSBL Langsa, PSMS Medan, dan PS Timah Babel.

Jujur saja, menghadapi PSPS, Rahmanuddin dkk memiliki modal besar. Ya, selama enam pertandingan terakhir, anak-anak Kutaraja sukses tak terkalahkan. Ini tentu saja menjadi bekal berharga bagi Fani Aulia dkk ketika bermain di depan puluhan ribu penonton yang ada

di Lampineung. Bagaimanapun, kemenangan menjadi harga mati untuk tuan rumah.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help