SerambiIndonesia/

Oknum Anggota TNI yang Pukul Polantas Ikut Pendidikan Militer di Aceh, Begini Kisahnya

Usai tamat sekolah, anak ketiga dari lima bersaudara ini mendaftar masuk TNI pada 2010. WS mengikuti pendidikan militer di Aceh.

Oknum Anggota TNI yang Pukul Polantas Ikut Pendidikan Militer di Aceh, Begini Kisahnya
TRIBUNNEWS.COM
Serda WS ditahan di ruang tahanan Denpom 

"Jadi sampai sekarang memang dalam pengawasan di Makorem. Yang bersangkutan (WS) tidak memiliki jabatan atau di luar formasi," terang Abdul Karim.

Pendidikan militer di Aceh

Brigjen Abdul Karim juga membeberkan perjalanan karir oknum TNI berinisial WS tersebut.

Ia, mengisahkan, Serda WS menjalani masa sekolah dari SD hingga SMA di Sorek, Kabupaten Inhu. Ia tinggal bersama kedua orangtuanya di sana.

Usai tamat sekolah, anak ketiga dari lima bersaudara ini mendaftar masuk TNI pada 2010. WS mengikuti pendidikan militer di Aceh.

Lulus dari pendidikan militernya pada 2011, WS pun ditempatkan di Batalyon 121 Macan Kumbang di Galang, Deli Serdang.

Pada tahun 2012 -2013, WS sempat ikut tugas operasi di daerah Papua. Pulang dari sana, sekitar tahun 2014, WS mengalami sakit.

Selanjutnya, terkait penyakitnya, WS menjalani pemeriksaan di rumah Sakit Putri Hijau. "Dari hasil pemeriksaan ternyata ada gejala depresi," jelas Danrem.

Pada April 2015, WS melakukan pelanggaran berupa Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI). Ia melanjutkan, terkait pelanggaran THTI yang dilakukan WS, ia pun menjalani sidang di Pengadilan Mahmakah Militer.

"Akhirnya dia menjalani proses hukuman THTI tersebut, dihukum 1 bulan 20 hari dalam kurun waktu Oktober sampai Desember 2015," kata Jenderal Bintang Satu ini lagi.

Halaman
1234
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help