SerambiIndonesia/
Home »

Sport

PSBL Langsa Dalam Bahaya

Tuan rumah PSBL Langsa akan melakoni pertandingan krusial dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2017

PSBL Langsa Dalam Bahaya
PEMAIN PSBL Langsa meluapkan kegembiraan seusai membobol gawang PS Timah Babel, dalam lanjutan Grup I Liga 2 Indonesia di Stadion Langsa, kemarin petang. Tuan rumah menang 3-0. 

* Sore Nanti Jamu PSMS

LANGSA - Tuan rumah PSBL Langsa akan melakoni pertandingan krusial dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2017. Kali ini, Elang Biru menantang pimpinan klasemen sementara, PSMS Medan di Stadion Kota Langsa, petang nanti.

Meski berada di papan bawah, namun prestasi PSBL Langsa saat main di depan publik mengesankan terutama kala melawan PSMS. Musim lalu, anak-anak Langsa sukses menumbangkam PSMS Medan 1-0. Hasil tersebut menyebabkan PSMS terlempar dari persaingan babak 16 besar. Tentunya Mora Handika dkk akan membawa spirit kemenangan itu.

Memang, saat ini, posisi PSBL Langsa dalam bahaya. Hingga pekan ke- 9, besutan Iwan Setiawan masih nangkring di peringkat enam. Mereka hanya mengantongi 8 angka setelah tiga poin dikurangi akibat skuad Pro Duta mundur. Jelas, dengan raihan angka tersebut membuat Langsa berada di jurang degradasi.

Lalu, bagaimana dengan peluang bertahan? Tidak ada pilihan punggawa PSBL kecuali harus sapu bersih melawan PSMS, PSPS Pekanbaru, Persih Tembilahan, dan 757 Kepri Jaya FC. Kalau itu mampu dilakukan, Elang Biru akan bertahan. Adalah mereka akan masuk zona play-off meskipun dengan nilai 20.

Guna mengejar tiket play-off, Ismail Haris, Renggur, Zulbara, serta Fajrullah harus fokus dulu menjamu PSMS Medan. Mereka harus menang dalam duel hidup-mati tersebut, untuk menghidupkan peluang bertahan di pertandingan berikutnya. Jika kalah, awak Elang Biru harus cepat -cepat mengucapkan sayonara kepada Liga 2. Mereka dipastikan meraih tiket degradasi ke Liga Nusantara mulai musim depan.

Kekalahan atas PSMS tak menyelamatkan mereka. Memang, Langsa masih memiliki tiga pertandingan sisa lagi melawan PSPS, Persih dan 757 Kepri Jaya. Namun, kemenangan di partai sisa tersebut tak berguna lagi. Karenanya, supaya jangan langsung degradasi di depan publik sendiri, Feri Listianto dkk harus tampil agresif, solid, plus tak kenal lelah.

Untuk memperoleh hasil maksimal di pertandingan menentukan petang nanti, PSBL harus memaksimal peran pemain lokal seperti Zul Bara, Mora Handika, Firdaus Ramadhan, Kiki Harisandi, Fajrullah beserta Rizki Yusuf. Dengan fanatisme tinggi, mereka tentunya akan berusaha untuk menyelamatkan PSBL dari degradasi.

Sebaliknya, Renggur, Putra Sandi Wijaya, Feri, Husnuzlhon, Mukhlis Azis dan Ismail Haris harus bangkit. Dengan kemampuan yang dipunyai mereka pasti bisa mengatasi perlawanan PSMS. Apalagi, ini perlagaan penting. Kalau PSBL degradasi, maka akan ada catatan buruk bagi perjalanan karier mereka di pentas sepakbola nasional.

Asisten Pelatih PSBL Langsa, Kurnia Khalid mengatakan, walaupun peluang timnya sudah tipis, tapi tak ada istilah mengalah. “Ini

harga diri dan marwah bagi PSBL. Tahun kemarin kita bisa menang dengan PSMS. Kalau kita mau kerja keras, kita bisa menang dari PSMS. Apalagi, kita main di kandang sendiri,” tegasnya.

Pelatih PSMS Medan, Mahruzar Nasution mengaku, menghadapi tuan rumah PSBL Langsa, mereka berjanji tampil maksimal untuk meraih

poin penuh. Menurutnya, pertandingan minggu ini juga menentukan semua tim lolos ke putaran berikutnya. “Kita bawa 18 pemain, semuanya dalam kondisi sehat dan sudah siap untuk bertanding melawan tuan rumah PSBL,” ujarnya.(zb)

klasemen sementara
1. PSMS Medan 8 5 2 1 12-2 17
2. PS Timah Babel 9 5 1 3 16-12 16
3. PSPS Pekanbaru 8 4 3 1 13-5 15
4. Persiraja 9 4 3 2 9-7 15
5. 757 Kepri Jaya FC 9 3 3 3 12-8 12
6. PSBL Langsa 9 2 2 5 9-9 8
7. Persih Tembilahan 9 0 0 9 4-32 0

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help