SerambiIndonesia/

Persiraja Tertahan

Tuan rumah Persiraja membuang kesempatan menang ketika menghadapi PSPS Pekanbaru

Persiraja Tertahan
Pemain Persiraja Banda Aceh, Ferry Komul meluapkan kegembiraan usai mencetak gol ke gawang PSPS Pekanbaru dalam laga lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2017, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Sabtu (12/8) malam. Pertandingan itu berakhir imbang 2-2. SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Tuan rumah Persiraja membuang kesempatan menang ketika menghadapi PSPS Pekanbaru dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2017, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, tadi malam. Lantak Laju--julukan Persiraja--tertahan setelah bermain draw 2-2.

Perjuangan untuk memperoleh satu angka terhitung luar biasa. Karena di babak pertama, tuan rumah langsung tertinggal 0-2. Beruntung, di 45 menit babak kedua, Ferry Komul sukses melesatkan dua gol. Dwigol mantan gelandang Persija Jakarta tersebut menyelamatkan Lantak Laju dari kekalahan kandang pertama musim ini.

Kegagalan meraih kemenangan membuat tim besutan Anwar, Akhyar, Wahyu AW dan Sisgiardi harus tetap berada di peringkat empat. Memang, raihan poin Persiraja sama dengan PSPS dan PS Timah Babel. Ketiga klub ini sama-sama mengantongi 16 angka. Namun, PSPS naik satu posisi ke urutan kedua karena unggul produktivitas gol.

Dengan hasil ini, Vivi Asrizal dkk harus bekerja keras di dua laga sisa yaitu tandang ke markas Persih Tembilahan, Riau dan menjamu 757 Kepri Jaya FC. Tapi, PS Timah Babel dan PSPS masih mempunyai tiga partai sisa. Dengan demikian, perebutan untuk posisi nomor dua masih menjadi milik PSPS, Timah Babel, dan Persiraja.

Pun begitu, ketiga kesebelasan ini masih tetap menjaga asa lolos ke babak play-off. Peringkat satu dan dua langsung bertahan di Liga 2 sekaligus ke babak 16 besar. Sementara posisi tiga dan empat masuk zona play-off. Nantinya sebanyak 16 tim akan terlibat pertempuran ketat guna mengejar lima tiket bertahan dari play-off.

Hasil imbang ini harus dibayar mahal oleh kubu tuan rumah. Bek kiri asal Kota Fajar, Agus Suhendar terpaksa diboyong ke rumah sakit. Di mana, pencetak gol ke gawang PSMS Medan bertubrukan dengan punggawa PSPS asal Papua, Victor Pae. Jika Agus harus dirawat, maka lawannya tetap melanjutkan pertandingan seusai mendapatkan jahitan di kepala dan diperban.

Asisten Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas mengaku, timnya malam tadi kurang beruntung. Pasalnya, selama 90 menit, Fani Aulia cs tak mampu mencetak gol. Padahal, saat itu mereka memiliki peluang besar untuk menjebol gawang tamu. “Kami tak dipayungi dewi fortuna. Hasil ini harus kami terima,” ungkapnya.

Sementara arsitek PSPS, Philep Hansen Maramis bersyukur dengan satu poin di kandang tuan rumah. Menurutnya, sebelum berangkat ke Tanah Rencong, ia memang memasang target satu angka. “Jujur saya katakan, PSPS hanya ingin satu poin. Saya sangat yakin kalau kami tak dapat menang di sini. Ingat, Persiraja tim tanggug dan memiliki suporter fanatik,” komentarnya.

Jujur saja, dari enam partai kandang dilakoni, boleh jadi melawan PSPS tadi malam, Persiraja bertaburan peluang emas. Selama 90 menit laga, Fani Aulia, Vivi Asrizal, Yosua Pahabol, Zulfadli, dan Ferry Komul berulangkali mempunyai kesempatan mencetak gol. Bahkan, rata-rata Faumi Syahreza dkk sudah berada dalam posisi bebas, plus juga telah berhadapan dengan kiper tamu.

Sayangnya, kans terbuka anak-anak Persiraja digagalkan kiper PSPS, Gianluca Pandeynuwu. Hentakan keras Fani, Vivi, dan juga tendangan salto Yosua Pahabol masih bisa diblok Gianluca. Gawang PSPS benar-benar dipayungi keberuntungan. Pasalnya, sejumlah bola rebound di depan gawang gagal dituntaskan menjadi gol oleh Zulfadli, Pahabol atau Dian Ardisnyah.

PSPS hanya butuh waktu lima menit untuk menjebol gawang tuan rumah. Adalah tendangan lemah pemain asal Takengon, Defri Riski berhasil memperdayai Rahmanuddin, kiper Persiraja. Di menit 44, skuad PSPS kembali mencetak gol. Kali ini, eksekusi tendangan bebas punggawa naturalisasi dari Kamerun, Herman Dzumafo Efandi mendarat mulus ke gawang Persiraja.

Dua menit babak kedua, Ferry Komul sukses memperkecil kekalahan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang tamu. Pada menit 65, Ferry Komul sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol kedua ini berawal dari umpan matang Lutfhi Fauzi Hamdan yang disundul Yosua, dan diakhir sontekan Ferry Komul. Hingga laga berakhir, marka tetap 2-2.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help