SerambiIndonesia/

Polres Aceh Besar Tangkap Pembawa Sabu-sabu 2,1 Kg

Tim gabungan Polres Aceh Besar menangkap Da (46), warga Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur

Polres Aceh Besar Tangkap Pembawa Sabu-sabu 2,1 Kg
Wakapolres Aceh Besar, Kompol Agung Prasetyo SH didampingi Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha SIK (kiri) dan KBO Satnarkoba Ipda Hamdan menggelar konferensi pers di Mapolres Aceh Besar, Sabtu (12/8) pascapenangkapan Da (46) pria asal Medan, Sumatera Utara, yang membawa sabu-sabu seberat 2,1 kg. 

JANTHO - Tim gabungan Polres Aceh Besar menangkap Da (46), warga Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (12/8) sekitar pukul 01.00 WIB. Pria tersebut terjaring razia gabungan saat melintas dengan mobil Toyota Avanza BL 1308 JM di kawasan Aceh Besar.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH didampingi Kasat Narkoba, Iptu Yusra Aprilla SH MH mengatakan sabu-sabu seberat 2,1 kg itu ditemukan pada tersangka Da, saat tim gabungan menggelar razia di Simpang Jantho, Gampong Seneubok, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar. Pelaku melintas dengan mobil Toyota Avanza seorang diri.

“Pada saat dihentikan, petugas Satlantas meminta tersangka memperlihatkan surat-surat kendaraannya, ternyata tersangka tidak ada SIM, sehingga petugas meminta tersangka Da turun dan menghidupkan lampu dalam mobil,” sebut Iptu Yusra kepada Serambi, Sabtu (12/8).

Ketika petugas melakukan pemeriksaan di dalam mobil, tersangka mulai menunjukkan gelagat mencurigakan, sehingga sejumlah petugas pun menggeledah tersangka yang saat itu mengenakan jaket hitam.

“Saat tersangka digeledah, di dalam saku jaket yang dikenakan ditemukan dua bungkus plastik yang dilakban dan ternyata berisikan sabu-sabu. Langsung diamankan,” sebut Kasat Narkoba.

Hasil interogasi, tersangka mengaku sebagai kurir yang diminta oleh seseorang yeng menemuinya di Medan untuk mengantar sabu-sabu tersebut kepada seseorang di Kota Banda Aceh dengan janji upah Rp 10 juta, bila barang terlarang itu utuh diterima. “Tersangka sendiri mengaku tujuannya ke Banda Aceh mencari pekerjaan. Itu baru sebatas pengakuan tersangka yang tidak dapat kita percayai sepenuhnya. Kami mengindikasikan bahwa ini jaringan narkoba, karena tersangka yang asli warga Medan, kok bisa membawa mobil nopol Aceh, BL 1308 JM,” sebut Iptu Yusra.

Sejauh ini pihaknya masih mengembangkan kasus itu terkait dugaan keterlibatan bandar besar lainnya, termasuk terhadap kepemilikan mobil Avanza yang digunakan Da.

Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha SIK menambahkan, penggeledahan tersangka dilakukan tiga anggotanya, masing-masing Bripka Heri Mulyadi, Brigadir Fredly, dan Bripka Dedi Rahman yang menaruh kecurigaan kuat terhadap tersangka. Bersama penemuan 2,1 kg sabu tersebut, petugas juga mengamankan dua unit hp, uang tunai Rp 750.000 dan sebuah tas rangsel hitam.

Setelah penangkapan dini hari itu, di hari yang sama, sekitar pukul 11.00 WIB, Wakapolres Aceh Besar, Kompol Agung Prasetyo SH langsung menggelar konferensi pers di Mapolres Aceh Besar dengan ikut menghadirkan tersangka Da. Ikut hadir dalam konferensi pers itu, Kasat Lantas Iptu Sandy Titah Nugraha SIK dan KBO Satnarkoba, Ipda Hamdan.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help