SerambiIndonesia/

Saifannur Minta Perbaikan Aramko Dikebut

Bupati Bireuen, H Saifannur, Sabtu (12/8) siang, meninjau perbaikan aramko irigasi Pante Lhong di kawasan

Saifannur Minta Perbaikan Aramko Dikebut
Bupati Bireuen, H Saifannur bersama dinas terkait, camat Juli meninjau kerusakan dan perbaikan aramko di Blang Keutumba, Juli Bireuen, Sabtu (12/8). SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS 

BIREUEN – Bupati Bireuen, H Saifannur, Sabtu (12/8) siang, meninjau perbaikan aramko irigasi Pante Lhong di kawasan Blang Keutumba, Juli yang rusak pada Maret lalu karena tanah longsor. Imbas rusaknya aramko menyebabkan petani di tujuh kecamatan tidak bisa menggarap sawahnya.

Saat ini, kerusakan aramko sedang dilakukan perbaikan dan diperkirakan baru selesai awal September mendatang. Meski begitu, Saifannur yang didampingi Sekdakab Bireuen Ir Zulkifli SP, Camat Juli Drs Munir, dan Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Ismunandar ST MT, meminta pelaksana proyek memacu pekerjaannya sehingga petani dapat menggarap sawah pada September nanti.

Saifannur dengan memakai topi khasnya melihat secara dekat kerusakan aramko, dan juga proses perbaikannya, sambil menanyakan kapan siap pekerjaan tersebut. Pekerjaan perbaikan aramko itu ditangani PT Krueng Meuh, Bireuen.

Rizal selaku pelaksana di lapangan mengatakan, perbaikan yang dilakukan sudah hampir 90 persen, tinggal 13 meter lagi yang belum diperbaiki dari kerusakan 50 meter lebih. Kerusakan tersebut, jelasnya, dampak dari desakan tanah longsor sehingga kondisi plat baja bagian bawah aramko rusak berat terlipat sepanjang 50 meter, mengakibatkan lantai dasar harus diganti dengan plat baja.

“Aramko di Blang Keutumba panjang seluruhnya sekitar dua kilometer dan yang rusak amblas sekitar 50 meter. Sepanjang 1,5 Km sudah dibongkar dan pasir hampir habis dibuang, sekarang lagi proses bangun baru dan untuk lantai bawah dipasang plat baja,” jelasnya.

Mendengar penjelasan itu, Saifannur merasa kurang yakin pekerjaan akan selesai tepat waktu karena alat berat untuk perbaikan itu hanya satu unit. Dia pun meminta rekanan menambah alat berat serta bekerja maksimal, bila perlu kerja siang malam agar perbaikan cepat dilakukan. Selain itu, ia juga meminta dinas terkait dan camat untuk terus memonitor perbaikan aramko agar air irigasi Pante Lhong dapat segera disuplai ke 6.000 hektar lebih sawah di tujuh kecamatan.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help