SerambiIndonesia/

Sejumlah Tokoh Aceh Bahas MoU Helsinki di Yogyakarta, Siapa Saja Mereka?

Acara di gedung Bale Gadeng Yogyakarta ini menghadirkan sejumlah tokoh Aceh yakni Fajran Zain, Nurzahri, M Nasir Jamil, dan Nezar Patria

Sejumlah Tokoh Aceh Bahas MoU Helsinki di Yogyakarta, Siapa Saja Mereka?
IST
Suasana diskusi Surah Damai 12 Tahun MoU Helsinki, di gedung Bale Gadeng Yogyakarta, Sabtu (12/8/2017). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh Nusantara (KMPAN)-Yogyakarta menyelenggarakan diskusi Surah Damai 12 Tahun MoU Helsinki, Sabtu (12/8/2017).

Acara yang berlangsung di gedung Bale Gadeng Yogyakarta ini menghadirkan sejumlah tokoh Aceh yakni Komisioner KKR Aceh Fajran Zain, Ketua Komisi II DPRA Nurzahri, Anggota  Komisi III DPR M Nasir Jamil, dan anggota Dewan Pers Nezar Patria.

Ketua Komisi II DPRA Nurzahri antara lain mengatakan saat ini MoU Helsinki belum terwujud sempurna karena masih adanya hambatan komunikasi baik dari internal Pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat.

Baca: Isu MoU Helsinki Masih Jadi ‘Jualan’ Cagub Aceh

Hal serupa juga dikatakan M Nasir Jamil, anggota DPR RI asal Aceh bahwa membuat sebuah keputusan dalam negara tidak semudah menuangkan minuman dalam cangkir.

Menurutnya sebuah undang-undang dibuat membutuhkan waktu dan tahapan seperti halnya pembahasan yang melibatkan DPR dan pemerintah pusat.

Sementara Komisioner KKR Aceh Fajran Zain banyak berbagi cerita tentang perjuangan KKR Aceh dalam memperjuangkan hak masyarakat Aceh melalui MoU Helsinki.

Namun upaya itu tidak mendapatkan angin segar dari Pemerintah Aceh atas dasar kekhawatiran munculnya konflik baru yang berkepanjangan.

Baca: Smolna, Saksi Bisu Perdamaian Aceh

Pada diskusi itu sejumlah peserta mengkritisi soal implementasi MoU Helsinki yang hingga kini belum kunjung terealisasi sempurna.

Tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa pembahasan MoU Helsinki hanya akan membuka luka masa lalu seperti mengingatkan kembali rakyat Aceh tentang kekejaman masa konflik yang sudah seharusnya dilupakan para korban.

Menteri Publikasi dan Jurnal Ilmiah IKMP UIN Yogyakarta Bustanul Aulia SE mengatakan diskusi 12 tahun MoU Helsinki tadi malam akan dilanjutkan dengan acara puncak dengan menggelar aksi bersama pada  15 Agustus 2017.

Penulis: Ansari Hasyim
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help