SerambiIndonesia/
Home »

Sport

» MotoGP

MotoGP

Andrea Dovizioso, Ini Perbedaannya pada MotoGP 2016 dan 2017

Podium tertinggi yang diraih Andrea Dovizioso adalah runner up di GP Qatar dan GP Austria 2016.

Andrea Dovizioso, Ini Perbedaannya pada MotoGP 2016 dan 2017
BolaSport.com
Juara GP Austria, Andrea Dovizioso menyiram sampanye setelah memenangi balapan GP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (13/8/2017). 

SERAMBINEWS.COM - Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, memenangi GP Austria di Red Bull Ring pada Minggu (13/8/2017).

Hasil ini memperbaiki pencapaian balapan Andrea Dovizioso di musim sebelumnya.

Dikutip Sermbinews.com dan BolaSport.com, pada tahun 2016, dari seri pertama hingga seri ke-11 Dovizioso tercatat lima kali gagal finis.

Podium tertinggi yang diraih Andrea Dovizioso adalah runner up di GP Qatar dan GP Austria 2016.

Sebaliknya, pada tahun 2017 Andrea Dovizioso sepertinya tidak ingin mengulang kesalahan yang sama.

(Baca: VIDEO: Andrea Dovizioso Peluk Marc Marquez Lalu Mendorongnya Usai Balapan MotoGP Austria)

Sejak seri pertama MotoGP 2017, pebalap bernomor motor 04 tersebut memperbaiki posisi start saat balapan.

Dovizioso memulai balapan di posisi keenam pada seri pertama MotoGP 2016.

(Baca: VIDEO: Begini Kalau Pebalap MotoGP Mainkan Dirinya di Game, Lihat yang Dilakukan Rossi dan Lorenzo)

Kemudian memperbaiki posisi start di posisi kelima pada seri pertama MotoGP 2017.

Hingga MotoGP 2017 seri ke-11, Andrea Dovizioso hanya sekali tidak menyentuh garis finis yaitu saat GP Argentina.

(Baca: Usai MotoGP Austria, Tiga Pebalap Ini Sama-sama Mencatat Tiga Kali Podium Satu)

Capaian podium Andrea Dovizioso pun meningkat, ia kini sudah tiga kali finis di urutan pertama.

Pebalap berusia 31 tahun tersebut berdiri di podium pertama pada balapan GP Italia, GP Catalunya, dan GP Austria.(*)

Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help