SerambiIndonesia/

Yuk ke Taman Sari, Ada Khanduri Leumang Hingga Menu Khas Jepang dan Turki

Pesta Kuliner Halal pertama di Aceh akan diisi oleh puluhan stand dari Restoran maupun rumah makan, serta Stand Kabupaten/kota se-Aceh.

Yuk ke Taman Sari, Ada Khanduri Leumang Hingga Menu Khas Jepang dan Turki
ist

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Aceh International Halal Food Festival yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispar) Aceh akan dibuka malam ini, Jumat (18/8/2017) di Taman Bustanussalatin (Taman Sari) Banda Aceh. Festival itu akan berlangsung 18-20 Agustus 2017.

Pesta Kuliner Halal pertama di Aceh akan diisi oleh puluhan stand dari Restoran maupun rumah makan, serta Stand Kabupaten/kota se-Aceh. Sehingga pengunjung dapat menikmati makanan tradisional khas masing-masing daerah.

Selain itu, dalam festival itu juga akan hadir peserta dari Thailand dan Malaysia, yang akan membuka makanan khas kedua negara tersebut. Bahkan, makanan khas Jepang, Turki, hingga nusantara akan hadir dalam kegiatan itu.

Festival itu rencananya akan dibuka oleh Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, disertai penampilan sejumlah seni kreasi. Bahkan setelah acara pembukaan, di Taman Sari akan dilanjutkan Khanduri Leumang, yaitu menyantap lemang khas Aceh secara bersama-sama.

Baca: Jelajah Kuliner Malam Blang Padang Semakin Bersinar

“Saat pembukaan juga akan ada penyerahan sertifikat halal dari MPU kepada beberapa restoran yang ada di Banda Aceh,” ujar Ridha, Panitia Festival kepada Serambinews.com.

Beberapa agenda menarik akan mengisi festival itu, diantaranya yaitu Khanduri Leumang, Halal Cook Competition, Merdeka Kita Ngopi-Ngopi Bareng Dirgahayu 72 RI, Food challenge (Lomba menghias bu leukat dengan tumpoe tingkat TK/Paud), Khanduri Raya dan Pencatatan Rekor Muri untuk 1.000 pria pembawa idang talam, Khanduri sie reuboh dan sate matang.

Baca: Lestarikan Kuliner, Festival Kuah Beulangong Gaet Kaum Muda Sebagai Koki

Dalam acara 1.000 talam ini akan diakhir dengan memakan makanan di dalam talam untuk 4.000 pengunjung, agenda dijadwalkan berlangsung Minggu (20/8) pagi.

Serta juga akan ada pertemuan IMTGT Coffee Meeting & Business Matching  (Halal Food, Certification & Halal Tourism; Insight from Indonesia, Malaysia & Thailand).

Pertemuan ini akan membahas pengembangan wisata halal. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help