Jangan Mau Tertipu, Waspadalah Alat Penghemat Listrik yang Beredar di Pasaran!
Seorang warga Jantho, Aceh Besar, pada 5 Juli lalu melaporkan bahwa dia sudah ditipu oleh pria yang mengaku petugas PLN yang menjual alat tersebut.
Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Yusmadi
Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pelanggan PLN diimbau tak tertipu alat penghemat listrik yang kini beredar luas di pasaran. Penggunaan alat tersebut diyakini sia-sia sebab tidak mampu mengurangi tagihan listrik warga. Maka dari itu waspadalah!
Hal itu disampaikan Manajer PLN Area Banda Aceh, Wahyu Ahadi Rouzi kepada Serambinews.com, Senin (21/8/2017).
Dikatakan, seorang warga Jantho, Aceh Besar, pada 5 Juli lalu melaporkan bahwa dia sudah ditipu oleh pria yang mengaku petugas PLN yang menjual alat tersebut.
Baca: Gunakan MUSIcool, Telkom Bakal Hemat Listrik 20 Persen
“Jadi saya tegaskan bahwa PLN tidak pernah menjual alat seperti ini,” ujar Wahyu.
Belakangan ini, lanjutnya, penjualan alat penghemat listrik yang disebut-sebut direkomendasikan pihak PLN marak terjadi. Menurut Wahyu, alat seperti itu tidak bisa digunakan untuk menghemat listrik.
“Penghematan bisa dilakukan dengan mengubah pola kebiasaan kita dalam menggunakan listrik. Bukan menggunakan alat bantu yang belum terjamin keamanannya,” katanya.
Wahyu mengimbau pelanggan agar tidak terkecoh dengan keunggulan yang tertulis di kemasan produk. Sebab pada kasus yang dialami warga Jantho itu, dia malah membayar lebih mahal tagihan listrik bulanan. “Bukannya lebih hemat, justru kenaikan pembayaran yang dia dapat,” jelas Wahyu.
Baca: Bupati Resmikan Proyek Listrik Pedesaan Provinsi Aceh di Gunung Meunasah, Ini Gampong Tanpa Listrik
Serambinews.com turut mengamati foto alat penghemat listrik yang dikirimkan pihak PLN. Pada kemasan produk tertulis bahwa alat itu bisa menghemat pemakaian listrik sebesar 10 hingga 40 persen.
Selain itu, disebutkan bahwa satu unitnya mampu bekerja untuk seluruh instalasi rumah. Alat tersebut dapat digunakan langsung dengan cara memasang colokannya pada stop kontak listrik. (*)