SerambiIndonesia/

22 Batang Bonsai Dibakar dan 15 Ton Bawang Merah Dikuburkan

Barang ilegal asal Thailand Ini merupakan hasil temuan TNI-AL, di Posal Kuala Langsa

22 Batang Bonsai Dibakar dan 15 Ton Bawang Merah Dikuburkan
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Bawang merah dan pohon serut merupakan jenis bonsai ‎dimusnahkan. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh, Selasa (22/8/2017) memusnahkan bawang merah ilegal 15 ton dan 22 batang pohon serut merupakan jenis bonsai.

Barang ilegal asal Thailand Ini merupakan hasil temuan TNI-AL, di Posal Kuala Langsa.

Pemusnahan pohon bonsai dilakukan dengan cara dibakar.

Sedangkan bawang merah jenis bombai yang telah membusuk ini dimusnahkan dengan cara dikuburkan.

Baca: Barang Selundupan Milik Oknum Aparat

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh, Drh Ibrahim, mengatakan, pemusnahan ini selain dalam rangka penegakan aturan juga akibat kondisi bawang merah yang sudah busuk.

Tapi paling penting adalah sebagai upaya pencegahan masuk dan tersebarnya orgasme pengganggu tumbuhan karantina, yang terdapat pada media pembawa tersebut.

Sebelumnya diberitakan, ada dua kapal yang ditemukan di Sungai Airmasin, Kecamatan Seuruway, Aceh Tamiang, Minggu (9/7) pagi.

Baca: Lanal Amankan 25 Ton Bawang Merah

Karena mengangkut barang selundupan berupa bawang merah dan bunga bonsai ilegal dari Thailand, kini sudah berada di Posal Kuala Langsa.

Danlanal Lhokseumawe, Kol Marinir Nasruddin, kepada wartawan jumpa pers di Lanal Pos Langsa, Selasa (11/7) mengatakan, temuan dua kapal dan bawang merah sekita 20 ton dan 27 batang pohon bunga bonsai ini akan segera dilimpahkan. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help