SerambiIndonesia/

Penggugat Uang Seribu Ajukan Sederet Bukti dan Foto Cut Meutia ke PN Jakarta Pusat

Versi kedua mereproduksi kembali sketsa Cut Mutia merujuk kepada foto cucu perempuannya.

Penggugat Uang Seribu Ajukan Sederet Bukti dan Foto Cut Meutia ke PN Jakarta Pusat
Cut Meutia 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengadilan Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2017) menggelar sidang lanjutan perkara gugatan Asrizal H Asnawi terhadap Bank Indonesia (BI) yang menerbitkan gambar pahlawan wanita asal Aceh, Cut Meutia tanpa penutup kepala di uang pecahan Rp 1.000.

Untuk diketahui, Asrizal H Asnawi yang menggugat gambar Cut Meutia pada uang kertas Rp 1.000, saat ini menjabat sebagai Anggota DPR Aceh, sekaligus Ketua Fraksi PAN DPRA.

Kuasa hukum penggugat, Safaruddin SH dalam pesan Whatapps kepada Serambinews.com mengatakan, sidang lanjutan dengan agenda pembuktian ini dimulai pada pukul 14.30 WIB. Dengan majelis hakim, Tafsir Sembiring Meliala SH MH (ketua), Abdul Kohar SH MH, dan Desbenneri Sinaga SH MH.

Baca: BREAKINGNEWS - PN Jakarta Pusat Tolak Eksepsi Bank Indonesia, Gugatan terhadap Uang Seribu Berlanjut

Safaruddin yang mendampingi Asrizal H Asnawi dalam persidangan tersebut mengatakan pihaknya mengajukan sejumlah bukti untuk memperkuat alasan menggugat.

1. Catatan Ahli Sejarah Aceh, Hermansyah dengan judul: Peuteupat (meluruskan) Sumber Sejarah Pahlawan, yang mengkaji tentang foto Cut Meutia yang digunakan oleh Bank Indonesia dalam uang pecahan Rp1000,-.

Foto perempuan Aceh, karya Christiaan Benjamin Nieuwenhuis (1901) yang diduga sebagai cikal bakal gambar Cut Meutia. (KITLV, Repro hermankhan.com)
Foto perempuan Aceh, karya Christiaan Benjamin Nieuwenhuis (1901) yang diduga sebagai cikal bakal gambar Cut Meutia. (KITLV, Repro hermankhan.com) ()
Sejarah Foto Cut Meutia (Sumber: hermansyah.com)
Sejarah Foto Cut Meutia (Sumber: hermankhan.com) ()

Dalam hal ini dapat merujuk kepada dua alternative/versi:

1. Foto versi lainnya Cut Mutia dalam buku resmi Belanda-Indonesia berjudul "Perang Kolonial Belanda di Aceh" (1977) (Gambar 113. Hal. 153) Pelukis: Gambiranom (antara tahun 1960-1970). Walaupun tidak wajah asli Cut Mutia, tetapi foto ini yang digunakan dalam buku tersebut resmi.

2. Versi kedua mereproduksi kembali sketsa Cut Mutia merujuk kepada foto cucu perempuannya.

Baca: Dari Mana Gambar Cut Mutia di Uang Rp 1.000? Ini Sejarahnya

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help