SerambiIndonesia/

Ini Dugaan Asal Muasal Api yang Membakar Hutan Lindung Tangse, Kenapa Sulit Dipadamkan?

"Harapan kita api bisa dipadamkan pada hari ini, meski sangat sulit karena kita harus mendaki gunung terjal,"

Ini Dugaan Asal Muasal Api yang Membakar Hutan Lindung Tangse, Kenapa Sulit Dipadamkan?
Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Apriadi MM, bersama Dandim 0102 Pidie, Letkol Arh Donny Indiawan SIP, memadamkan api secara manual menggunakan kayu di lokasi hutan lindung terbakar di kawasan Krueng Seukek, Beungga, Kecamatan Tangse, Sabtu (26/8/2017). Foto/IST 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Hutan lindung yang ditumbuhi pohon pinus dalam kawasan Desa Krueng Seukek, Kemukiman Bengga, Kecamatan Tangse, Pidie, Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 16.00 WIB, terbakar.

Api diduga berasal dari pembakaran ranting kayu oleh warga saat mencari rotan.

Api belum bisa dipadamkan, kini personel polhut, polisi dan TNI terus berupaya memadamkan api secara manual dengan memukul titik api menggunakan kayu.

Baca: BREAKING NEWS: Hutan Tangse Terbakar

Kepala Resort Polisi Hutan (RPH) Beungga, H Hanafiah, kepada Serambinews.com, Sabtu (26/8/2017) mengatakan, saat ini 50 personel polhut dibantu polisi dan TNI masih melakukan pemadaman api secara manual.

Mereka menggunakan kayu dengan cara memukul pada titik api supaya cepat padam.

bahkan beberapa titik api mulai bisa dipadamkan.

Kata H Hanafiah, api yang membakar pohon pinus Tangse sulit dipadamkan.

Baca: Gajah Ubrak-abrik Kebun Warga Tangse

Karena kondisi di pegunungan panas dan dipengaruhi angin.

Petugas yang dilibatkan kini masih aktif memadamkan titik api supaya tidak meluas.

"Harapan kita api bisa dipadamkan pada hari ini, meski sangat sulit karena kita harus mendaki gunung terjal," tukas Hanafiah.(*)

Berita selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi Minggu (27/8/2017)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help