SerambiIndonesia/

Tiyong Mundur dari Ketua Harian DPP PNA

Kabar mengejutkan datang dari Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA)

Tiyong Mundur dari Ketua Harian DPP PNA
Ketua Umum Partai Nasional Aceh (PNA) terpilih, Irwandi Yusuf foto bersama para kader dan pengurus usai Kongres I PNA di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Selasa (2/5/2017). Irwandi Yusuf terpilih sebagai Ketua Umum DPP PNA secara aklamasi setelah diusulkan oleh 22 kabupaten/kota. SERAMBI/M ANSHAR 

BANDA ACEH - Kabar mengejutkan datang dari Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Samsul Bahri bin Amiren alias Tiyong, Rabu (30/8) sore. Ia secara resmi menyatakan mundur dari jabatan yang baru ia pikul tersebut, melalui selembar surat yang dikirimnya kepada Ketua Umum PNA, Drh Irwandi Yusuf MSc.

Informasi itu awalnya diketahui Serambi setelah menerima foto surat tersebut melalui kanal WhatsApp. Tiyong yang kemudian dikonfirmasi, membenarkan adanya surat itu dan ia mengaku mengirim surat tersebut kepada Irwandi Yusuf selaku pimpinan tertinggi partai. “Iya benar, itu benar surat saya,” kata Tiyong menegaskan.

Namun, Tiyong belum mau berkomentar banyak tentang hal itu. Ia bahkan terus menolak saat Serambi berkali-kali menanyakan secara detail tentang surat dan pengajuan pengunduran diri dari jabatan ketua harian tersebut. “Saya no comment-lah untuk sementara, apa yang dilihat ya itu dia, surat itu betul, tapi lain-lainnya saya tidak mau comment dulu, itu saja dari saya,” tandas Tiyong.

Dalam surat yang beredar luas sejak kemarin sore itu, Tiyong dengan tegas menyatakan mundur dari jabatannya. “Dengan segala hormat kepada Bapak Ketua Umum DPP PNA, saya memohon pengertian Bapak, mulai hari ini saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai Ketua Harian DPP PNA,” tulis Tiyong dalam surat itu.

Surat tersebut ditandatangani Tiyong di atas materai dan ditembuskan ke Ketua MTP PNA dan Ketua Mahkamah Partai. Selain menyatakan secara tertulis mengundurkan diri, Tiyong juga menjelaskan alasannya mengundurkan diri dari jabatan eksekutif PNA tersebut.

“Keputusan yang sangat sulit ini saya pertimbangkan, dikarenakan saya masih menjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PNA Bireuen. Demikian surat keputusan ini saya buat, tanpa ada paksaan dari mana pun. Terima kasih atas segala perhatian Bapak,” tutup Tiyong.

Pernyataan pengunduran diri Tiyong sebagai Ketua Harian DPP PNA, cukup mengejutkan. Pasalnya, Anggota DPRA ini belum lama menduduki jabatan tersebut. Catatan Serambi, Tiyong diamanahkan sebagai ketua harian sejak Juni 2017. Saat itu, dominan para anggota yang tergabung dalam tim formatur usai Kongres I PNA, memilih Tiyong untuk jabatan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris PNA, Miswar Fuady SH yang dikonfirmasi Serambi tadi malam, mengaku belum melihat langsung surat pengunduran diri yang ditujukan Tiyong kepada Irwandi Yusuf. Pihaknya juga belum mengonfirmasi surat itu kepada Irwandi, meski sudah beredar luas di media sosial.

“Saya pribadi belum lihat surat aslinya, hanya lihat via WhatsApp yang dikirim tadi. Katanya surat itu ditujukan langsung ke ketua, itu saja yang kami tahu berdasarkan pantauan dari bukti yang dikirimkan melalui WA,” kata Miswar Fuady.

Terkait rencana pengunduran diri tersebut, Miswar juga tidak bisa merespons terlalu jauh. Ia mengaku belum tahu secara detail. Tapi, katanya, soal pengunduran diri dari struktur partai, itu hak mutlak ketua umum selaku pimpinan tertinggai partai. “Itu kan ditujukan kepada ketua langsung. Jadi, kalau masalah pengunduran diri atau pergantian pengurus, itu hak ketua umum,” ujarnya.

Miswar juga mengatakan, persoalan itu tidak bisa dibawa dalam rapat, karena keputusannya ada di tangan ketua umum. “Untuk sementara itu yang bisa kita tanggapi, kita akan lihat perkembangannya bagaimana nanti,” pungkas Miswar Fuady. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help