SerambiIndonesia/

100 Gepeng Aceh Dapat Modal Usaha

Sebanyak 100 gelandangan dan pengemis (gepeng) di Aceh mendapatkan bantuan usaha kemandirian

100 Gepeng Aceh Dapat Modal Usaha
Petugas Satpol PP merazia pengemis yang salama ini sering mangkal di pusat kota dan Simpang Empat Lhokseumawe. SERAMBI/ZAKI MUBARAK 

BANDA ACEH - Sebanyak 100 gelandangan dan pengemis (gepeng) di Aceh mendapatkan bantuan usaha kemandirian dari Kementerian Sosial (Kemensos). Setiap gepeng akan mendapatkan bantuan modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebesar Rp 5 juta.

“Untuk mendapatkan program ini bukan hal yang mudah. Kita sangat berterima kasih atas kepercayaan ini dan ini sangat membantu Pemerintah Aceh dalam menanggani permasalahan gepeng,” kata Kasi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (RSTS & KPO) Dinas Sosial Aceh selaku Koordinator Pendamping, MY Putra Utama.

Namun sebelum bantuan UEP itu disalurkan, para gepeng terlebih dahulu akan dilatih ketrampilan. Bantuan itu nantinya akan disalurkan ke rekening calon penerima, dan selanjutnya akan dimonitor oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) pendamping yang dipilih oleh Kemensos melalui proses verifikasi. Dalam program ini, LKS yang terpilih adalah Yayasan Permata Atjeh Peduli (YPAP).

“Seluruh pendamping yang akan mendampingi para gepeng penerima bantuan UEP itu saat ini sedang mengikuti pemantapan pendamping di Bekasi,” ucap Putra kepada Serambi, Selasa (5/9). Pihaknya berharap, fasilitas pembiayaan dari APBN dapat sering-sering mengucur ke Aceh.

Di samping program kemandirian usaha, Putra menyebut, ada juga program pengembangan usaha. “Program-program ini sangat bermanfaat untuk mengubah pola hidup mereka (gepeng) ujarnya.

Kasi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (RSTS & KPO) Dinas Sosial Aceh selaku Koordinator Pendamping, MY Putra Utama menambahkan program Kemensos lain yang menurutnya juga sangat penting dan diharapkan bisa mengalir ke Aceh adalah ‘Program Desaku’. Dalam program ini, jelas Putra, akan dibangun lokasi pemukiman baru khusus untuk para gepeng. Mereka akan ditempatkan di lokasi tersebut selama 3-6 bulan. (yos)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help