SerambiIndonesia/

Permintaan Elpiji 3 Kg Meningkat

Marketing Branch Manager Pertamina Aceh, Addieb Arselan menyebutkan kelangkaan elpiji 3 kg

Permintaan Elpiji 3 Kg Meningkat

BANDA ACEH - Marketing Branch Manager Pertamina Aceh, Addieb Arselan menyebutkan kelangkaan elpiji 3 kg di sejumlah kabupaten/kota di Aceh diperkirakan karena peningkatan konsumsi saat Idul Adha 1438 H.

“Pertamina sudah menambah kouta penyaluran elpiji 3 kg ke agen-agen kami sebesar 11 persen dibandingkan hari normal,” sebut Addieb menjawab Serambi, Rabu (6/9) terkait kelangkaan elpiji 3 kg di sejumlah kabupaten/kota di Aceh sejak beberapa hari terakhir.

Menurutnya, penambahan kouta tersebut dilakukan seminggu sebelum Idul Adha dan dua minggu setelah Idul Adha. Saat ditanya Serambi mengapa masih terjadi kelangkaan dan apakah ada permainan dalam penyaluran, Addieb mengatakan harus melakukan cek ke lapangan mengenai penyebabnya. “Terjadi kelangkaan, perkiraan kami karena permintaan meningkat, makanya kami sedang cek juga di lapangan,” ujarnya.

Sementara Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fitri Erika yang dikonfirmasi terpisah menyebutkan penyaluran elpiji 3 kg ke Aceh pada September sebanyak 2.243.360 tabung. Ada penambahan 11 persen atau 246.769 tabung atau totalnya 2.490.129 tabung.

“Normalnya 75.000 tabung per hari mendapat tambahan 8.000 tabung per hari. Diharapkan penambahan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setelah Idul Adha,” sebutnya.

Dikatakan, mengingat peruntukan elpiji 3 kg hanya bagi masyarakat yang kurang mampu, maka Pertamina menyarankan pembelian elpiji 3 kg di pangkalan resmi Pertamina yang dilengkapi dengan plang atau spanduk nama dan HET. Pertamina juga menyediakan produk nonsubsidi seperti Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg bagi masyarakat yang lebih mampu, serta 50 kg untuk hotel dan restauran.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help