SerambiIndonesia/

Isu Rohingya Ikut Picu Kenaikan Harga Emas, Ini Harga Per Mayam

Meski demikian, harga emas juga bakal turun kembali jika suhu perpolitikan dunia normal.

Isu Rohingya Ikut Picu Kenaikan Harga Emas, Ini Harga Per Mayam
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi 

Laporan Idris Ismail | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga emas selama dua pekan terakhir di sejumlah pedagang Pidie mengalami lonjakan dari biasanya Rp 1,7 juta kini menjadi Rp 1.870.000/mayam.

"Naiknya harga logam mulia (emas) itu dipengaruhi oleh gejolak politik dunia terutama berkaitan memanasnya kondisi antara negara adidaya Amerika Serikat dengan Korea Utara terkait dengan persoalan senjata nuklir serta kondisi krisis kemanusian di Rohingya, Myanmar," sebut HM Ali (56) salah seorang pedagang emas di pusat pasar Kota Sigli, Pidie, kepada Serambinews.com, Jumat (8/9/2017).

Baca: Hari Ini, Harga Emas Antam Tetap Rp 607.000 Per Gram

Terhitung sejak Kamis, 31 Agustus lalu, harga emas terus melonjak dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 1.870.000.

Meski demikian, harga emas juga bakal turun kembali jika suhu perpolitikan dunia normal.

Namun, jika kondisi tidak menentu, maka tetap memberi dampak pada lonjakan harga emas. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help